InvestigasiMabes.com | Pesisir Selatan - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus melakukan langkah proaktif untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan. Kamis (9/7), Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni didampingi Sekretaris Daerah H. Zainal Arifin melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Formal dan Nonformal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Eko Susanto, S.E., M.Si., di Gedung E Kemendikdasmen, Jakarta.
Pertemuan yang difasilitasi Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumatera Barat, Dr. Khairullah, S.Pd., M.Pd., tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk menyampaikan berbagai usulan strategis guna mempercepat pemerataan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Hendrajoni mengajukan sejumlah program prioritas, antara lain penambahan kuota program revitalisasi sekolah, pengembangan Program Sekolah Nasional Integrasi, pelatihan guru di bidang koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), bantuan Papan Interaktif Digital (PID) untuk sekolah, penguatan tata kelola dan transparansi Dana BOS, serta penyelesaian persoalan penggajian Guru PPPK dan Guru PPPK Paruh Waktu.
Selain menyampaikan aspirasi kebijakan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga menyerahkan proposal kebutuhan pembangunan pendidikan dengan nilai mencapai Rp198,86 miliar. Usulan tersebut meliputi revitalisasi gedung sekolah berupa rehabilitasi ruang kelas, pembangunan perpustakaan, laboratorium, ruang UKS, toilet sekolah, hingga penyediaan mobiler sekolah.
Tidak hanya itu, Pemkab Pesisir Selatan juga mengusulkan pembangunan 38 unit sekolah baru PAUD untuk 38 nagari yang masih membutuhkan layanan pendidikan anak usia dini, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang merata.
Di bidang transformasi digital pendidikan, pemerintah daerah mengusulkan bantuan Papan Interaktif Digital (PID) untuk 684 sekolah, masing-masing sebanyak dua unit. Fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung penerapan pembelajaran berbasis teknologi dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di era digital.
Bupati Hendrajoni menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari penguatan sektor pendidikan. Karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat diperlukan agar pembangunan pendidikan di Pesisir Selatan dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dengan Kemendikdasmen dapat menghasilkan berbagai program strategis yang memberi manfaat langsung bagi sekolah, guru, dan peserta didik.
"Semoga kolaborasi ini membawa pendidikan di Pesisir Selatan semakin berkualitas, maju, dan mampu melahirkan generasi yang berdaya saing di tingkat nasional maupun global," ujar Hendrajoni.
Editor : RedakturSumber : Team