Empat Bulan Pasca Kebakaran, Keluarga Jaber Dika Masih Bertahan di Rumah Darurat, Irwan Asul Sangaji Soroti Lambatnya Bantuan

Empat Bulan Pasca Kebakaran, Keluarga Jaber Dika Masih Bertahan di Rumah Darurat, Irwan Asul Sangaji Soroti Lambatnya Bantuan
Empat Bulan Pasca Kebakaran, Keluarga Jaber Dika Masih Bertahan di Rumah Darurat, Irwan Asul Sangaji Soroti Lambatnya Bantuan

InvestigasiMabes.com l Halmahera Barat, 13 juli 2026 — Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah milik Jaber Dika, warga Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, hingga kini masih menyisakan keprihatinan. Empat bulan berlalu sejak peristiwa tersebut, keluarga korban masih bertahan hidup di tempat tinggal darurat yang jauh dari kondisi layak.

Irwan Asul Sangaji, mengaku terpukul melihat kondisi keluarga korban yang hingga saat ini belum mendapatkan bantuan nyata. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan yang dilakukan awak media di bawah koordinasi dirinya, ditemukan bahwa keluarga Jaber Dika masih menempati rumah sementara dengan fasilitas yang sangat terbatas.

“Keadaan keluarga korban sangat memprihatinkan. Mereka masih bertahan di rumah darurat dan hanya menggunakan selembar triplek sebagai alas untuk beristirahat karena belum memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar Irwan Asul Sangaji.

Menurut keterangan keluarga korban, sejak kehilangan rumah dan sejumlah barang berharga akibat kebakaran, mereka masih menunggu kepastian bantuan dari pemerintah. Waktu empat bulan dinilai sudah cukup lama, sementara kondisi kehidupan mereka belum mengalami perubahan berarti.

Irwan Asul Sangaji mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut penanganan terhadap korban bencana tersebut. Ia berharap Pemerintah Desa Rioribati, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, serta instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk membantu keluarga terdampak.

“Bantuan pembangunan rumah dan kebutuhan hidup sehari-hari harus menjadi perhatian utama. Korban bencana tidak boleh merasa ditinggalkan. Kehadiran pemerintah bukan hanya pada saat pendataan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Warga juga berharap pemerintah segera memberikan perhatian kepada keluarga Jaber Dika agar mereka dapat kembali memiliki tempat tinggal yang nyaman dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kehilangan rumah akibat musibah kebakaran.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penanganan korban bencana membutuhkan langkah cepat, terukur, dan berkelanjutan. Masyarakat yang terdampak tidak seharusnya harus bertahan berbulan-bulan dalam kondisi sulit sambil menunggu uluran tangan pemerintah.

Irwan Asul Sangaji juga berharap perhatian khusus dari Gubernur Maluku Utara, Serli Jowanda Laos, serta pihak terkait agar segera melihat kondisi keluarga korban dan memberikan bantuan yang layak.

InvestigasiMabes.com(tim)

Editor : Redaktur
Sumber : Team