Investigasimabes.com l Tanimbar – Menjelang pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, suasana di Kabupaten Kepulauan Tanimbar semakin semarak. Berbagai persiapan telah memasuki tahap akhir, sementara aktivitas masyarakat dan mobilitas di Kota Saumlaki meningkat signifikan seiring kedatangan tamu serta rombongan pejabat dari pemerintah pusat dan daerah.
Momentum bersejarah ini menempatkan Tanimbar sebagai salah satu wilayah yang menjadi perhatian nasional. Daerah yang selama ini dikenal berada di kawasan tenggara Provinsi Maluku kini bersiap memasuki babak baru sebagai lokasi pengembangan proyek energi strategis yang diharapkan membawa dampak positif bagi pembangunan kawasan timur Indonesia.
Di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, yang menjadi pusat pelaksanaan groundbreaking, aktivitas terlihat semakin padat. Arus kendaraan meningkat, sementara tingkat hunian hotel di Saumlaki mengalami kenaikan seiring kedatangan para undangan, petugas, dan tim pendukung kegiatan.
Kehadiran berbagai pihak juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah pelaku usaha kecil, pemilik warung, hingga pedagang lokal mulai merasakan peningkatan jumlah pelanggan selama masa persiapan acara berlangsung.
Beberapa hari terakhir, tokoh adat, unsur pemerintah, aparat keamanan, dan tim teknis proyek tampak bersama-sama melakukan berbagai persiapan di lokasi. Kolaborasi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut salah satu agenda pembangunan terbesar yang pernah dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Bagi sebagian masyarakat, pelaksanaan groundbreaking bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari harapan baru setelah penantian yang berlangsung selama bertahun-tahun. Mereka berharap proyek ini dapat membuka peluang kerja, meningkatkan perekonomian daerah, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Sehari menjelang pelaksanaan acara, lokasi utama seluas sekitar 5,5 hektare di Desa Lermatang telah dipersiapkan secara maksimal. Area yang sebelumnya telah dibersihkan kini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk tenda utama, panggung kehormatan, serta sarana penunjang lainnya untuk menyambut tamu VVIP dan undangan.
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku bersama unsur terkait terus melakukan peninjauan terhadap seluruh aspek teknis. Pemeriksaan mencakup kesiapan lokasi acara, pusat media, jalur evakuasi, hingga sistem pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Selain kesiapan lokasi, dukungan infrastruktur juga terus diperkuat. PLN UP3 Saumlaki memastikan pasokan listrik selama pelaksanaan kegiatan dalam kondisi optimal. Di sisi lain, pembangunan helipad di Desa Lermatang turut dipercepat sebagai bagian dari dukungan terhadap mobilitas tamu negara dan rombongan Presiden.
Dukungan masyarakat juga terus mengalir. Seorang warga Desa Lermatang menyampaikan harapannya agar kehadiran Proyek Blok Masela benar-benar membawa perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat Tanimbar.
Menurutnya, seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga kalangan pemuda, mendukung kelancaran pelaksanaan groundbreaking dan berharap proyek tersebut dapat berjalan sesuai rencana karena Groundbreaking Proyek Blok Masela dipandang sebagai langkah awal pembangunan industri energi berskala besar di wilayah timur Indonesia.
Pemerintah daerah bersama masyarakat berharap investasi tersebut tidak hanya menjadi simbol dimulainya proyek, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan berbagai persiapan yang telah dimatangkan dan dukungan dari berbagai pihak, Kabupaten Kepulauan Tanimbar kini bersiap mencatatkan salah satu momentum penting dalam sejarah pembangunan nasional. Groundbreaking yang dijadwalkan pada 16 Juli 2026 diharapkan menjadi awal perjalanan Tanimbar menuju peran strategis sebagai salah satu pusat pengembangan energi Indonesia di masa depan.
(RY)
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim