InvestigasiMabes.com l Ternate – Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Khairun Kelurahan Fitu terus berlanjut melalui penguatan program literasi di lingkungan pendidikan dasar. Mahasiswa KKN Tematik Literasi Kelurahan Fitu berkesempatan mengisi kegiatan literasi bagi peserta didik kelas II, kelas III, dan kelas IV SD Negeri 25 Kota Ternate yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada tanggal 14, 15, dan 16 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program literasi yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan membaca, memahami isi bacaan, mengembangkan keterampilan menulis, serta meningkatkan kreativitas peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan menyenangkan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Tematik Literasi menghadirkan sejumlah kegiatan literasi yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik. Kegiatan tersebut meliputi membaca nyaring, cerdas mengulas buku, membuat proyek berbasis isi buku bacaan, serta menulis cerita berbasis buku bacaan.
Melalui kegiatan membaca nyaring, peserta didik diajak untuk mendengarkan dan memahami isi bacaan yang disampaikan secara ekspresif. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menyimak, memperkaya kosakata, menumbuhkan minat membaca, serta membangun pemahaman terhadap pesan yang terkandung dalam sebuah cerita.
Selanjutnya, melalui program cerdas mengulas buku, peserta didik diarahkan untuk memahami dan mengidentifikasi berbagai unsur dalam buku yang telah dibaca. Anak-anak diberikan kesempatan untuk menyampaikan kembali isi bacaan, mengenali tokoh, memahami alur cerita, serta mengemukakan pendapat dan pesan yang mereka peroleh dari buku. Kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berkomunikasi.
Sementara itu, kegiatan membuat proyek berbasis isi buku bacaan memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan kreativitas dengan mengolah informasi yang diperoleh dari buku menjadi sebuah karya atau proyek sederhana. Pendekatan ini mendorong anak-anak untuk tidak hanya menjadi pembaca pasif, tetapi juga mampu menginterpretasikan dan mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh melalui aktivitas kreatif.
Pada kegiatan menulis cerita berbasis buku bacaan, peserta didik diberikan kesempatan untuk menuangkan pemahaman dan gagasan mereka dalam bentuk tulisan. Anak-anak diarahkan untuk menyusun cerita berdasarkan buku yang telah dibaca dengan menggunakan bahasa mereka sendiri. Aktivitas ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca pemahaman (reading comprehension), keterampilan menulis, kemampuan menyusun gagasan, serta kreativitas dalam mengembangkan cerita.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Muhammad Hasnin, S.E., M.E., yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Biro Ternate pada media online Investigasimabes.com, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN Tematik Literasi dalam kegiatan pembelajaran di sekolah merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
«"Kegiatan literasi di sekolah dasar memiliki posisi yang sangat strategis karena pada jenjang inilah fondasi kemampuan membaca, memahami, menulis, dan berpikir kritis mulai dibangun secara sistematis. Melalui berbagai kegiatan seperti membaca nyaring, mengulas buku, membuat proyek berbasis isi bacaan, dan menulis cerita, anak-anak tidak hanya diarahkan untuk membaca, tetapi juga memahami, mengolah, dan mengembangkan informasi yang mereka peroleh dari buku menjadi sebuah gagasan dan karya," ujar Muhammad Hasnin.»
Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan literasi di SD Negeri 25 Kota Ternate juga memberikan pengalaman akademik dan sosial yang berharga bagi mahasiswa. Mahasiswa dituntut untuk mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki secara langsung di lingkungan pendidikan serta beradaptasi dengan karakteristik peserta didik.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, guru, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. Penguatan budaya literasi tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara konsisten dan berkesinambungan.
Kegiatan literasi selama tiga hari tersebut mendapat respons positif dari peserta didik yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias. Melalui pendekatan yang kreatif dan interaktif, mahasiswa KKN Tematik Literasi berupaya menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan daya berpikir kritis anak.
Kegiatan di SD Negeri 25 Kota Ternate pada tanggal 14, 15, dan 16 Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Khairun Kelurahan Fitu dalam mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan masyarakat dan satuan pendidikan. Program tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas literasi anak sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.
Melalui program KKN Tematik Literasi ini, Universitas Khairun terus mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik sekaligus menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung penguatan budaya membaca dan menulis sejak usia dini.
InvestigasiMabes.com(Haeril)
Editor : RedakturSumber : Team