InvestigasiMabes.com l Ternate, 24 juli 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Khairun melaksanakan sejumlah program pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Fitu, Kota Ternate. Berbagai kegiatan tersebut diarahkan pada peningkatan kepedulian terhadap lingkungan, penguatan kebersihan fasilitas publik, pengelolaan sampah, serta peningkatan kemampuan literasi anak melalui kolaborasi dengan mahasiswa KKN Tematik Literasi.
Kegiatan KKN Reguler tersebut melibatkan sebanyak 15 mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun. Keberagaman latar belakang akademik mahasiswa menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan program karena memungkinkan adanya pendekatan multidisipliner dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan bakti sosial dan aksi pembersihan lingkungan yang mencakup sejumlah lokasi strategis di Kelurahan Fitu. Mahasiswa KKN Reguler bersama masyarakat melakukan pembersihan di kawasan Pantai Fitu, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Fitu, masjid, jalan raya, hingga lingkungan Kantor Lurah Fitu.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan gotong royong, mahasiswa dan masyarakat bersama-sama membersihkan sampah serta merapikan lingkungan di sejumlah fasilitas umum yang menjadi ruang aktivitas masyarakat.
Selain kegiatan bakti sosial, mahasiswa KKN Reguler juga melaksanakan program pembuatan bank sampah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Bank sampah diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus mendorong masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dari sumbernya sehingga memiliki nilai manfaat dan ekonomi.
Program berikutnya adalah kegiatan pembersihan dan pengecatan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di kawasan Rusunawa Universitas Khairun. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan dan estetika lingkungan. Pengecatan TPS juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertata serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan sekitar.
Dalam bidang pendidikan, mahasiswa KKN Reguler turut melaksanakan kolaborasi dengan mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Khairun melalui kegiatan pembelajaran membaca dan menulis bagi anak-anak. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antarkelompok mahasiswa dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diberikan pendampingan belajar membaca dan menulis dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan motivasi kepada anak-anak untuk meningkatkan kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar sejak usia dini.
Koordinator KKN Reguler, Isra Basri, yang merupakan mahasiswa utusan dari Program Studi Arsitektur, menyampaikan bahwa rangkaian program yang dilaksanakan merupakan bentuk komitmen mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pendekatan yang partisipatif dan kolaboratif.
«"Kami sebagai mahasiswa KKN Reguler berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kegiatan bakti sosial, pembuatan bank sampah, pembersihan dan pengecatan TPS, serta kolaborasi dalam bidang literasi merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kelurahan Fitu. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi anak-anak," ujar Isra Basri.»
Menurut Isra, keberagaman latar belakang mahasiswa yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta FKIP menjadi modal penting dalam melaksanakan program pengabdian secara multidisipliner.
«"Dengan latar belakang keilmuan yang berbeda, kami dapat saling melengkapi dalam menjalankan program. Kami belajar bahwa persoalan masyarakat tidak dapat dilihat hanya dari satu perspektif, tetapi membutuhkan kolaborasi dari berbagai bidang ilmu. Karena itu, kami juga berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Tematik Literasi agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak yang lebih luas," tambahnya.»
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Reguler Universitas Khairun, Muhammad Hasnin, S.E., M.E., yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Biro Ternate Pers Investigasimabes.com, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa merupakan bentuk konkret implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
«"KKN merupakan ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama proses akademik ke dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan bakti sosial, pengelolaan sampah melalui bank sampah, pembersihan dan pengecatan TPS, serta kolaborasi dalam pembelajaran membaca dan menulis merupakan bentuk pengabdian yang memiliki dimensi sosial, lingkungan, dan pendidikan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat selama mahasiswa berada di lokasi KKN, tetapi juga dapat mendorong tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan," ujar Muhammad Hasnin.»
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa KKN Reguler dengan mahasiswa KKN Tematik Literasi merupakan langkah positif dalam membangun sinergi antarprogram pengabdian. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian berbagai persoalan masyarakat membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
«"Kami juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan program. Keberhasilan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya ditentukan oleh mahasiswa, tetapi sangat bergantung pada partisipasi masyarakat sebagai subjek utama pembangunan. Karena itu, keberlanjutan program seperti bank sampah dan kegiatan literasi membutuhkan komitmen bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," tambahnya.»
Rangkaian program yang dilaksanakan mahasiswa KKN Reguler Universitas Khairun tersebut mencerminkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Program tidak hanya berorientasi pada kegiatan fisik dan kebersihan lingkungan, tetapi juga mencakup aspek pemberdayaan masyarakat, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, serta peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler Universitas Khairun berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kelurahan Fitu. Kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah kelurahan, serta kelompok KKN lainnya diharapkan dapat menciptakan sinergi yang berkelanjutan dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, edukatif, dan memiliki kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi 15 mahasiswa KKN Reguler untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat, mengembangkan kemampuan bekerja sama lintas disiplin ilmu, membangun komunikasi sosial, serta memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat secara lebih kontekstual.
Melalui program tersebut, Universitas Khairun terus mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa di Kelurahan Fitu diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran lingkungan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi anak-anak melalui kolaborasi lintas program KKN.
InvestigasiMabes.com(Haeril)
Editor : RedakturSumber : Team