InvestigasiMabes.com l Talang - Musyawarah Besar (Mubes) ke-II Ikatan Pemuda Nagari Talang (IPNT) berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan. Forum tertinggi organisasi kepemudaan Nagari Talang yang digelar sejak 9 hingga 21 Agustus 2026 tersebut akhirnya menetapkan Roni Akhyar sebagai Ketua IPNT periode 2026–2029 melalui mekanisme aklamasi.
Mubes ke-II IPNT bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran demokrasi, regenerasi dan penguatan kapasitas organisasi bagi generasi muda Nagari Talang.
Selama rangkaian musyawarah berlangsung, para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan, mempertahankan argumentasi serta menghargai berbagai pandangan yang berkembang dalam persidangan. Dinamika dan perbedaan pendapat pun mewarnai jalannya Mubes, namun seluruh proses tetap berlangsung sesuai tata tertib dan semangat musyawarah yang telah disepakati bersama.
Rangkaian Mubes diawali dengan Pleno I, yang membahas dan menetapkan mekanisme serta tata tertib persidangan, termasuk penjaringan dan penetapan presidium sidang. Selanjutnya, Pleno II membahas dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta sejumlah rekomendasi organisasi untuk menjadi arah perjalanan IPNT ke depan.
Memasuki Pleno III, dinamika musyawarah semakin menghangat. Peserta melakukan proses penjaringan dan pemilihan calon ketua. Dari proses tersebut, Roni Akhyar akhirnya memperoleh kepercayaan penuh dari peserta dan ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua IPNT periode 2026–2029.
Penetapan tersebut kemudian ditandai dengan pengukuhan ketua terpilih pada acara penutupan Mubes, Kamis, 21 Agustus 2026.
Menariknya, perbedaan pandangan yang sempat muncul selama persidangan tidak menjadi penghalang bagi terjaganya persaudaraan antarpemuda. Setelah forum selesai, berbagai perbedaan pendapat kembali mencair dalam suasana penuh keakraban, canda, tawa dan silaturahmi.
Hal tersebut menjadi gambaran bahwa dinamika dalam organisasi merupakan sesuatu yang wajar. Perbedaan gagasan dapat terjadi dalam menentukan arah organisasi, namun persaudaraan dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama yang harus dijaga.
Walinagari Talang, Zulfadli, yang turut mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga penutupan Mubes, memberikan apresiasi terhadap semangat para pemuda dalam menjalankan proses organisasi.
Dalam sambutannya, Zulfadli menilai organisasi kepemudaan memiliki peran penting sebagai wadah pembelajaran bagi generasi muda, khususnya dalam melatih keberanian menyampaikan pendapat, membangun kemampuan berkomunikasi dan mengasah jiwa kepemimpinan.
Ia mendorong seluruh pemuda dan pemudi Nagari Talang agar semakin aktif dalam menghidupkan roda organisasi.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam organisasi merupakan bagian penting dalam mempersiapkan estafet kepemimpinan Nagari Talang pada masa yang akan datang.
“Organisasi jangan hanya menjadi tempat berkumpul. Organisasi harus menjadi wadah untuk melahirkan gagasan, kreativitas, inovasi dan calon-calon pemimpin masa depan,” demikian pesan yang disampaikan Zulfadli.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan di tengah keberagaman pemikiran. Menurutnya, kekompakan akan membuka ruang bagi tumbuhnya kreativitas, mempererat silaturahmi serta menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai aktivitas negatif yang bertentangan dengan hukum dan norma yang berlaku.
Semangat tersebut diharapkan dapat terus menjadi fondasi bagi IPNT dalam menjalankan organisasi dengan semboyan “Saikek Sakabek Arek.”
Dalam kesempatan itu, Zulfadli turut menekankan bahwa kepemimpinan bukanlah sekadar sebuah jabatan, melainkan amanah yang mengandung tanggung jawab besar.
Ia mengingatkan pesan Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa setiap manusia adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.
Pesan tersebut menjadi catatan penting bagi kepemimpinan baru IPNT. Ketua terpilih bersama jajaran pengurus diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan kepentingan pemuda dan masyarakat serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur di Nagari Talang.
Selain membahas persoalan organisasi dan kepemimpinan, Zulfadli juga memberikan motivasi kepada generasi muda agar tidak malu untuk memilih dan mengembangkan profesi di sektor pertanian.
Menurutnya, pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam kehidupan masyarakat Nagari Talang dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dengan kreativitas, inovasi dan pemanfaatan teknologi, generasi muda diharapkan mampu melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan bagi masa depan.
Pelaksanaan Mubes ke-II IPNT turut dihadiri oleh unsur Karang Taruna, Badan Permusyawaratan Nagari (BPN), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari (LPMN) serta unsur Pemerintahan Nagari Talang.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses regenerasi organisasi sekaligus penguatan peran generasi muda dalam pembangunan Nagari Talang.
Kini, setelah Mubes ke-II resmi ditutup dan Roni Akhyar dipercaya memimpin IPNT untuk periode 2026–2029, perjalanan baru organisasi pun dimulai.
Musyawarah telah menghasilkan keputusan dan kepemimpinan baru telah ditetapkan. Namun, tantangan sesungguhnya justru berada di depan mata.
Harapan masyarakat Nagari Talang kini tertuju kepada generasi muda untuk terus menjaga kekompakan, merawat persaudaraan dan membuktikan bahwa organisasi pemuda mampu menjadi kekuatan nyata dalam menghadirkan gagasan, program dan karya bagi kemajuan nagari.
Dengan semangat “Saikek Sakabek Arek”, IPNT diharapkan mampu menjadi rumah bersama bagi pemuda Nagari Talang dalam membangun persatuan, memperkuat kreativitas dan menyiapkan generasi penerus yang siap mengambil peran bagi masa depan nagari. (Red).
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim