Investigasimabes.com l Kukar - Di tengah kemarau panjang yang melanda Kabupaten Kutai Kartanegara, sekitar 500 warga Kecamatan Samboja berkumpul dalam suasana penuh kekhusyukan untuk melaksanakan Sholat Istisqa dan memanjatkan doa memohon turunnya hujan,
Sholat Istisqa dilaksanakan sejak pukul 07.30 WITA di halaman Masjid Jami Syafa'atul Ikhwan, Jalan Balikpapan–Handil II, Kelurahan Kampung Lama. Kegiatan dihadiri Camat Samboja Damsik, Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid unsur TNI, lurah dan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat serta ratusan warga.
Kemarau yang berkepanjangan tidak hanya menyebabkan berkurangnya ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kondisi tersebut turut berdampak pada aktivitas masyarakat, pertanian, perikanan dan lingkungan.
Dalam sambutan Bupati Kukar yang dibacakan Camat Samboja, pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, relawan dan berbagai instansi terkait terus melakukan upaya penanganan, mulai dari pemadaman Karhutla, penyaluran air bersih hingga kesiapsiagaan posko kebencanaan.
Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid turut hadir sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
Sholat Hajat, Sholat Istisqa, ceramah dan doa bersama menjadi rangkaian utama kegiatan. Masyarakat diajak tidak hanya memanjatkan doa, tetapi juga melakukan ikhtiar nyata menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran lahan.
Di tengah kemarau yang menguji, doa dan ikhtiar berjalan beriringan. Masyarakat memohon hujan, sementara seluruh unsur terus bergerak menjaga lingkungan dan melindungi warga dari dampak Karhutla.
Bang Zawir
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim