FEB Universitas Khairun Gelar Edukasi Literasi Keuangan Digital Berbasis Syariah di MAS Alkhairaat Sidangoli

FEB Universitas Khairun Gelar Edukasi Literasi Keuangan Digital Berbasis Syariah di MAS Alkhairaat Sidangoli
FEB Universitas Khairun Gelar Edukasi Literasi Keuangan Digital Berbasis Syariah di MAS Alkhairaat Sidangoli

InvestigasiMabes.comJailolo Selatan — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun Ternate terus mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan program Fins-Up (Fintech Smart Users Project) yang mengangkat tema “Edukasi Literasi Keuangan Digital Berbasis Syariah bagi Siswa Madrasah Aliyah Swasta Alkhairaat.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di ruang kelas Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Alkhairaat Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.

Program Fins-Up menjadi salah satu bentuk kontribusi akademisi FEB Universitas Khairun dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan teknologi keuangan digital yang semakin berkembang dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diberikan edukasi mengenai cara menggunakan layanan keuangan digital secara cerdas, aman, bertanggung jawab, sekaligus memahami aspek transaksi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Kegiatan PKM ini melibatkan tim akademisi dan mahasiswa FEB Universitas Khairun. Tim tersebut terdiri dari Fahima Nasar, SE., M.Si., M. Hasnin, SE., M.Si., Dr. Amran Husen, SE., M.Si., dan Dr. Muhammad Kamal, SE., M.Si.

Sementara itu, mahasiswa yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Fitri Nurul, Hasanah, dan Nursida.

Tim memberikan materi mengenai perkembangan financial technology (fintech), manfaat dan risiko transaksi digital, pentingnya menjaga keamanan data pribadi, serta pemahaman mengenai penggunaan layanan keuangan digital yang sesuai dengan prinsip syariah.

Fahima Nasar, SE., M.Si., dalam kegiatan tersebut memberikan pemahaman mengenai bagaimana perkembangan fintech telah memberikan berbagai kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan. Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan sejumlah risiko yang perlu diantisipasi, khususnya oleh generasi muda.

Para siswa dibekali pengetahuan praktis untuk mengenali berbagai modus kejahatan digital, termasuk penipuan daring, pencurian data pribadi, transaksi digital yang tidak aman, hingga praktik pinjaman online ilegal.

Materi juga diarahkan agar para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu bersikap kritis sebelum melakukan transaksi keuangan secara digital.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai berbagai persoalan layanan keuangan digital yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Tim PKM FEB Universitas Khairun menilai literasi keuangan digital semakin penting diberikan sejak usia sekolah. Perkembangan teknologi yang begitu cepat harus diimbangi dengan kemampuan generasi muda dalam memahami risiko, mengambil keputusan keuangan, serta menjaga keamanan informasi pribadi.

«“Literasi keuangan digital penting diberikan sejak usia sekolah agar generasi muda tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risiko dan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak. Pemahaman tersebut juga perlu dibarengi dengan kesadaran terhadap transaksi yang sesuai dengan prinsip syariah,” tutur Tim PKM FEB Universitas Khairun.»

Menurut tim pengabdi, pemahaman tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang melek finansial, cerdas mengambil keputusan keuangan, mampu menjaga keamanan data pribadi, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

Melalui program Fins-Up, FEB Universitas Khairun tidak hanya menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah transformasi digital.

Kegiatan di MAS Alkhairaat Sidangoli tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk menghadapi perkembangan ekosistem keuangan digital secara lebih aman, cerdas, dan bertanggung jawab.

InvestigasiMabes.com — Tim

Editor : Redaktur
Sumber : Team