HUT ke 81 TNI, LMP Pelalawan Turut Ambil Bagian dalam Karya Bakti

HUT ke 81 TNI, LMP Pelalawan Turut Ambil Bagian dalam Karya Bakti
HUT ke 81 TNI, LMP Pelalawan Turut Ambil Bagian dalam Karya Bakti

InvestigasiMabes.com | Pelalawan - Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Pelalawan turut ambil bagian dalam kegiatan Karya Bakti dan Gerakan Peduli Sampah yang digelar Kodim 0313/KPR di Pasar Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, mahasiswa hingga pelajar. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dengan semangat TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat dan Makmur.

Dalam kegiatan tersebut, anggota LMP Kabupaten Pelalawan bersama unsur lainnya ikut bergotong royong membersihkan kawasan pasar, termasuk mengangkut sampah dan membersihkan parit.

Ketua LMP Kabupaten Pelalawan, Safriyanto, mengatakan keikutsertaan pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kami dari LMP Kabupaten Pelalawan tentu mendukung kegiatan seperti ini. Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau petugas kebersihan,” ujar Safriyanto saat diwawancarai wartawan Investigasi Mabes.com.

Menurutnya, kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai elemen masyarakat juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara TNI-Polri, pemerintah, organisasi masyarakat dan masyarakat.

Safriyanto berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin, terutama di kawasan pasar dan fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan hari ini. Kalau bisa dilaksanakan secara rutin, lingkungan akan lebih terjaga dan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan juga semakin meningkat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, persoalan kebersihan akan lebih mudah ditangani apabila seluruh pihak ikut mengambil bagian.

“Ketika semua unsur bersama-sama, persoalan lingkungan bisa kita atasi dengan semangat gotong royong,” tutup Safriyanto.

Editor : Redaktur
Sumber : Team