InvestigasiMabescom | Jepara - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Petinggi (Pilpet) Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026, dinamika politik di tengah masyarakat mulai mendapat perhatian.
Perbincangan tersebut antara lain berkaitan dengan pemberitaan sejumlah media online serta unggahan video di media sosial TikTok mengenai persoalan investasi gantangan burung berkicau Ratu Kembar Center yang berada di belakang Balai Desa Ngabul.
Dalam pelaksanaan Pilpet Desa Ngabul Tahun 2026, panitia telah menetapkan dua calon Petinggi. Keduanya adalah Sholehan sebagai calon nomor urut 1 dan Ahmadun sebagai calon nomor urut 2.
Penetapan nomor urut tersebut dilakukan melalui proses pengambilan nomor urut dalam Pemilihan Petinggi (Pilpet) Serentak Kabupaten Jepara Gelombang I Tahun 2026, yang berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Balai Desa Ngabul.
Menyikapi dinamika yang berkembang, Panitia Pengawas (Panwas) Pilpet Desa Ngabul, Muhammad Subchan, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif.
Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menyukseskan pelaksanaan Pilpet agar berlangsung secara jujur, damai, serta tetap menjaga kerukunan antarwarga.
"Mari bersama kita jaga kondusifitas dan mensukseskan jalannya Pilpet Desa Ngabul dengan jujur dan damai," kata Muhammad Subchan, Kamis (08/10/2026).
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Pilpet sebagai momentum demokrasi yang dapat dinikmati bersama tanpa diwarnai upaya saling menjatuhkan antarpihak.
"Mari kita rayakan pesta demokrasi Pilpet Desa Ngabul dengan penuh sukacita dengan tetap menjaga kondusifitas wilayah, kerukunan, jujur dan damai," ujarnya.
Muhammad Subchan menambahkan, perbedaan pilihan dalam sebuah pesta demokrasi merupakan hal yang wajar. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga hubungan baik dan persaudaraan meskipun memiliki pilihan yang berbeda.
"Siapapun yang terpilih nantinya, keduanya adalah putra terbaik Desa Ngabul yang perlu kita dukung bersama dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya pada saat nanti terpilih dan memimpin pemerintahan Desa Ngabul," pungkasnya.
Dengan demikian, seluruh masyarakat Desa Ngabul diharapkan dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan hingga seluruh tahapan Pilpet selesai dilaksanakan.
(Tim Redaksi / Investigasi)
Editor : RedakturSumber : Team