InvestigasiMabes.com | Lampung Selatan - Pemerintah kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang penanganan tanggap darurat jembatan fajar Bhakti dengan Nomor SPMK:SPM/40/PPK-BM/TD/\V.04/2026 yang bersumber dari anggaran APBD yang di oleh CV.Group Sumber Jumat 9 Oktober 2026.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi lingkungan pembangunan jembatan di Desa baktirasa kecamatan Sragi kabupaten Lampung Selatan yang di ketahui sudah PHO kini menjadi sorotan serius di mata masyarakat.
Pasalnya, jembatan yang telah di bangun dengan nilai anggaran Rp.1,4 milyar tersebut tidak sesuai dengan harapan masyarakat sekitar.
Menurut Mastur dan Andri warga Desa setempat, Pembangunan jembatan seharusnya tidak seperti itu, Berawal dari bentuk lengkungan jembatan yang terlalu menjulang tinggi sehingga tidak terlihat pengemudi yang berlawanan arah yang akan membahayakan para pengemudi,semen cor bibir jembatan yang terlihat retak retak serta got jembatan yang kondisinya sama retak yang terlihat tembus hingga kedalam.
'Lengkungan jembatan ketinggian Itu pak,seharus tidak seperti itu, berbahaya kalau tidak di benahi".ucap Mastur.
Kalimat senada juga di sampaikan Andri warga setempat yang mengeluhkan hasil dari pembangunan jembatan yang sering kali dirinya lewati,
" Seharusnya lengkungan jembatan di rendahkan, kalau seperti ini kendaraan dari seberang jembatan yang berlawanan arah tidak terlihat". ucapnya protes.
Di waktu yang sama,Hasanudin Selaku Kabid bina marga Lampung Selatan yang memeriksa bentuk fisik jembatan yang turut melihat langsung kondisi bagian beberapa titik yang retak yang secara kebetulan bertemu di lokasi, Dirinya mengakui bahwa memang benar ada beberapa catatan fisik jembatan yang akan di kordinasikan dengan pihak pelaksana pembangunan.(Rif).
Editor : RedakturSumber : Team