Investigasimabes.com |Jakarta -- Dengan adanya putusan DKPP yang memberikan sanksi kepada ketua KPU RI Hasyim Asy'ari, jelas ada permasalahan yang dilanggarnya, dalam kode etik pejabat, sebaiknya ketua KPU mundur saja, ungkap Ramadhan ketua PKP DKI Jakarta.Jabatan ketua KPU RI ini bukan main-main lho, ini penentu nasib bangsa kedepan, kepentingan bangsa dan negara.
Suara rakyat dalam pemilu nanti dipercayakan kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU RI, tapi Kerua KPU RI mempunyai moral yang buruk.Mumpung pemilu akan diaelenggarakan pada tahun 2024 sebaiknya ketua KPU mundur.
Masalah ketua KPU RI Hasyim Asy'ari ini sudah viral hampir seluruh masyarakat indonesia sudah tahu, sehinga kepercayaan rakyat sama KPU RI turun sebagai penyelenggara pemilu karena kasus Ketuanya.Ini masalah nasib bangsa Indonesia kedepan dalam memilih pemimpin, jangan amanah rakyat ini digantungkan kepada KPU RI model ketuanya begitu, ujarnya.
Ketua PKP DKI Jakarta Ramadhan Djamil meminta kepada DPR RI khususnya komisi dua meninjau kembali ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. Sehinga keraguan kita kepada penyelenggara pemilu ada.Gara-gara penyelenggara pemilu seperti ini muncul berbagai macam asumsi.
Memang dari awal sudah bermasalah masi ada waktu untuk mengantinya.Kalau ketua KPU RI Hasyim Asy'ari diganti tujuan pemilu untuk Jujur,Adil dan Rahasia memang sepakat kita untuk pemilu 2024.
(Srdj)
Editor : Investigasi Mabes