InvestigasiMabes.com l Lampung Selatan -- nyoman Supat Widya,A.Md.salah satu putra Lampung Selatan yang tinggal di Desa Bali agung kecamatan palas jadi bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Lampung Selatan yang di usung oleh partai PDIP.(17/04/2023Kepada awak media dirinya mengatakan,selain di usung oleh partai moncong putih,Dirinya merasa terpanggil untuk membangun memajukan masyarakat,terutama di bidang pertanian dan bidang ketenagakerjaan.papar Nyoman.
Selain dari keluarga petani,anak yang lahir pada tahun 1973 ini ingin berbuat menjadi bagian dari masyarakat untuk mengabdi melalui bacaleg.
Dirinya juga menjelaskan,"Dikarenakan Palas sebagai Lumbung pertanian,saya merasa terdorong untuk Maju Sesuai dengan kemauan Masyarakat yang nantinya dapat menjadi jembatan untuk Melanjutkan aspirasi masyarakat"ucap Nyoman".Kemudian saya ingin bidang pertanian lebih maksimal guna mendorong perekonomian masyarakat,yang lebih penting lagi, apabila saya terpilih dan di berikan amanah sebagai anggota Dewan,saya tidak ingin di layani justru sebaliknya,seorang dewan harus melayani apa yang menjadi keluhan masyarakat.
Lanjut Nyoman,perlu saya sampaikan,Normalisasi pengairan atau irigasi menjadi acuan saya,di karenakan selama 40 tahun tidak di utamakan,sehingga pergerakan pertanian belum bisa di katakan maksimal.Ia juga memaparkan,selama 25 tahun dirinya berada di Jepang sudah cukup pengalaman yang saya dapatkan sehingga, selain di dorong masyarakat saya juga merasa terpanggil mencalonkan diri sebagai anggota Legislatif,Kalau tidak sekarang kapan lagi kalau bukan kita siapa lagi.tegasnys.
"sukses itu,bagaimana kita dapat berguna bagi masyarakat bukan seberapa banyak harta yang kita miliki,bagi saya seberapa banyak yang kita punya tidak akan kita bawa mati.cetusnyaSelain bacalon nyoman juga mempunyai yayasan resmi penyaluran tenaga kerja keluar negri,Berkenaan dengan ketenagakerjaan,Bagi masyarakat kususnya buat para pemuda yang berumur 19 sampai 39 tahun yang ingin merubah hidup.
"terutama masyarakat tidak mampu dapat menghubungi yayasan saya yang bergerak di bidang tenaga kerja melalui dana talangan kita dapat memperkerjakan masyarakat ke luar negeri tidak memerlukan jaminan."dengan 34.000.000 biaya proses ke Jepang di luar biaya belajar,sistem pembayaran melalui lembaga yayasan Yang telah berdiri 2018 sampai dengan saat ini.
Hingga sampai saat ini yang sudah kami berangkatkan sebanyak 600 orang itu terdiri dari berbagai wilayah di indonesia.Ucapnya.(Syarif).
Editor : Investigasi Mabes