Investigasmabes.com l Madina -- Lagi viral di www.yutube.com di media sosial tentang korwil pendidikan kecamatan Natal Irawardi s.pd di mana di yutube tersebut mengatakan korwil kecamatan Natal di duga mandul.
Jelas di pasal 10 ayat 1 tentang Kordinator Wilayah Pendidikan kecamatan adalah melakukan kordinasi pelayanan administrasi. membagi tugas, membimbing ,memeriksa ,mengoreksi,mengawasi dan merencanakan kegiatan urusan ke organisasian dan ketatalaksanaan umum.
Kenyataan nya temuan di lapangan tidak mengarah tentang tugas korwil pendidikan kecamatan Natal seperti.
SD Negeri 363 Sikara kara Kecamatan Natal sangat kekurangan dan jauh dari kata cukup untuk penunjang proses belajar dikarenakan minimnya buku yang dimiliki.
Para murid harus rela bergantian membaca buku untuk menambah wawasan mereka, dikarenakan sekolah sangat kekurangan fasilitas tersebut. .
Dalam pantauan awak media didapatkan temuan yang seperti ini salah seorang murid mengatakan "ya, kami tetap harus belajar walaupun kita seba kekurangan dan tidak mendapatkan fasilitas yang memadai dari dinas pendidikan ungkapnya dengan berkaca- kaca.
"Satu buku bisa dua sampai tiga orang bergantian untuk membaca imbuh orang tua murid yang enggan namanya dipublikasi.
Sangat kecewa melihat kondisi SDN 363 sikara kara karna kepala sekolah nya pun jarang masuk itu tutur orang tua murid.
Jadi fungsi dan kewenangan yang di berikan ke pada Korwil Kecamatan Natal Irawardi s.pd tersebut tidak menjalan kan tugas dan fungsinya sebagai pengawas di lingkungan Korwil Keecamatan Natal.
Saat dijumpai wartawan kekantornya Irawadi s.pd enggan dan alergi, dengan nada kurang baik beliau menyuruh menunggu diluar pagar walau saat itu sedang jam istirahat." Copot saja Korwil dan kepsek yang tidak bekerja secara profesinal, ucap salah seorang wali murid yang sangat kecewa dengan kondisi pendidikandi Kecamatan Natal ini.
Semoga Dinas terkait dan kepala daerah segera mengevaluasi kinerja bawahannya untuk memajukan pendidikan. (Red).
Editor : Investigasi Mabes