Beredar di Vidio Satu Keluarga di Ancam Akan di Bunuh

Beredar di Vidio Satu Keluarga di Ancam Akan di Bunuh
Beredar di Vidio Satu Keluarga di Ancam Akan di Bunuh

Investigasimabes.com | Mandailing Natal - Beberapa hari lalu beredar di video seorang ibu bersama tiga orang anak nya dan suaminya di ancam akan di bunuh video tersebut tersebar di berbagai gruop wa whatssApp sejak kamis (1/6/2023)video menunjuk kan seorang ibu meminta bantuan pertolongan ke pada Jokowi, kapolri, Kapolda sumut dan Kapolres Mandailing Natal karna mendapat ancaman bakal di bunuh.

 "Selamat sore pak presiden, Pak Kapolri, Pak Kapolda Sumatera Utara, pak Kapolres Madina kami memohon meminta bantuan orang bapak atas kejadian yang menimpa keluarga, kami di ancam akan di bunuh,dari pencabulan anak saya"sampai pelaku datang ke rumah saya dan memukul saya dan anak saya mengancam suami saya akan di bunuh kami semua sekeluarga,tutur ibu itu di video.

 Semenjak pengancaman itu anak saya dari bulan tiga (maret) tidak pernah masuk sekolah karena kami takut keluar anak anak ku trauma" dan sampai sekarang anak anak ku pak kapolres ,kami susah makan pak karena gak pernah keluar.

Gak pernah kerja mulai dari bulan 3 (maret) gara gara di ancam si pelaku, karna kata si pelaku' kemanapun kami jumpa akan di bunuh, makanya kami takut keluar rumah. 

Kami sangat bermohon pertolongan perlindungan orang bapak dan memohon ke adilan ke pada keluarga kami agar segera pelaku di tangkap atau di amankan ,demikian pengakuan ibu itu di dalam vidio tersebut.Di telusuri jauh oleh awak media.ibu yang berada dalam video tersebut bernama ,yarni fatema Luo,warga singkuang l(satu) kecamatan muara batang gadis(MBG) kab.mandailing natal.(madina)

Informasi yang di himpun .yarni bersama suami nya ,sony tehe Lase. sebelum nya melaporkan seseorang berinisial AN alias AF.(35) yang juga warga singkuang l(satu) karna di duga telah melakukan pencabulan terhadap putri nya.Mereka nelaporkan kasus pencabulan tersebut ke Polres mandailing natal pada bulan juli 2022 lalu tak berapa lama setelah kasus di laporkan, Yarni bersama suaminya Sony Tehe Lase, di situlah terjadi intimidasi di duga di lakukan oleh pelaku yang di laporkan itu.

Intimidasi berlanjut ke penganiayaan yarmi bersama suami nya erta anak anak nya tiba tiba di datangi se kelompok orang pada bulan puasa kemarin sekelompok orang itu pun langsung melakukan penganiayaan.Kasus penganiayaan yang di alami yarmi dan suami nya ke mudian di laporkan ke polres madina senin.(17/4/2023)

Kasat Reskrim Polres madina melalui KBO ipda bagus seto membenarkan adanya kasus tersebut .Bagus mengakui saat ini pihak nya sedang berupaya mengejar pelaku kasus pencabulan yang di lapirkan"Polisi masih berupaya mengejar si pelaku pencabulan itu,"kata bagus saat di konfirmasi .jum'at (2/6/2023).

Sementara terkait kasus penganiayaan yang juga di laporkan oleh yarni bersama suaminya,Bagus mengaku kasus itu sudah menasuki tahap penyidikan.Terkait kasus aniaya sudah tahap sidik "tuturnya. (ilman)

Editor : Investigasi Mabes
Tag: