InvestigasiMabes.com l Madina -- Musibah banjir yang melanda kelurahan Tapus, kec Lingga Bayu, kab Mandailing Natal, Sumut beberapa tahun yang lalu menyisakan luka yang sangat mendalam bagi warga yang terdampak serta khusunya keluarga Parlagutan (45th).Kepada media ini korban memaparkan " Musibah itu telah meluluhlantahkan rumah saya, dan saya tidak sempat menyelamatkan harta benda yang saya miliki, saat itu yang ada dalam benak saya hanya menyelamatkan anak dan istri dari arus banjir yang sangat deras, dan kami bermukis kesebuah masjid yang letaknya di perbukitan.
Pada saat banjir telah surut pemukiman kami dikunjungi oleh Bupati dan perangkatnya, saat itu Bupati berjanji akan membantu keluarga Parlagutan untuk membangun rumahnya kembali pasca hanyutnya rumah beliau diterjang banjir.Namun, sampai berita ini dinaikkan pemda Madina belum ada merealisasikan janji bupati untuk membangun kembali rumah warga korban bencana alam ini.
Padahal sangat jelas pihak pemda dan Bupati Jafar Sukhairi mengatakan di depan beberapa warga Kelurahan Tapus termasuk orang tua saya" bantuan tentang matrial dan bantuan lain, akan segera di antarkan, tapi kenyataan sampai sekarang tidak satupun bantuan nya datang ucap parlagutan.Emmi istri Parlagutan,sempat di wawancarai reforter dari Metro tv di saat banjir di sekitar tahun 2020/2021 yang lalu dan vidio beritanya masih di simpan pihak keluarga Parlagutan nya,dan memperlihatkan vidio berita yang di siarkan oleh tv swasta yaitu metro tv di hadapan awak investigasiMabes.com.
Saat datangnya pihak pemda di situ ada tokoh masyarakat mendampingi pihak pemda bersama Bupati yaitu pak Nazri atau yang sering di panggil cidi ucap Parlagutan.keluarga Parlagutan berharap sampai sekarang soal bantuan tersebut apakah ada atau tidak biar saya tidak mengharap lagi, karena bantuan tersebut sangat berharga walau bentuk apapun, kata" parlagutan terutama matrial itu karena banjir yang lalu tidak ada yang tersisa, semua hanyut di bawa banjir hanya perkarangan rumah saja yang tersisa.
Kami sangat berharap janjinitu dipenuhi jangan hanya memberi angin segar dan janji palsu. Ref (ilman).
Editor : Investigasi Mabes