InvestigasiMabes.com l Jepara -- Diduga tumpahan limbah minyak atau limbah textil yang berwarna kecoklatan tersebut yang di ketahui pertama oleh Riki pemancing ikan di sekitar pulau menjangan besar kurang lebih pada pukul 20. 00 wib, dugaan sementara sengaja dibuang ke laut oleh orang yang tidak bertanggung jawab.Kejadian ini mengakibatkan tempat wisata pantai boby dan sekitarnya terjadi pencemaran dan mengganggu aktivitas wisatawan asing dan wisatawan lokal yang datang ke pantai bobbi bertujuan berenang melihatnya indah pantai terpaksa balik karena pengelola takut terjadi gatal - gatal akibat pencemaran hampir merata diperairan timur laut Karimunjawa Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara
Jawa Tengah. 19/09/2023.Terkait hal ini awak media dan warga setempat sangat menyayangkan pihak instansi terkait tidak melakukan tindakan pembersihan, hanya cek lokasi kondisi perairan yang tercemar dugaan sementara dari tumpahan limbah minyak yang berbau berwarna kecoklatan seperti limbah textil tersebut, para instansi dari Kecamatan, Kepolisian, Kuramil dan Satuan Pamong Praja ( Satpol PP ) yang datang cek kaadaan titik lokasi keberadaan tumpahan limbah minyak yang berbau seperti bahan berbahaya limbah textil dugaan semetara.
Beberapa instansi terpantau oleh awak media di TKP mengambil sempel diuji lep, awak media berusaha mendekat ke para instansi minta keterangan tanggapan mengenai limbah tersebut, mereka masing - masing menuju ke mobil langsung balik, tanpa ada tindakan pembersihan limbah yang di duga sememtara mengandung bahan berbahaya tersebut yang mencemari lingkungan perairan pesisir laut pantai legon lele dan sekitarnya.Mengenai tumpahan limbah minyak atau limbah textil bahan berbahaya dugaan sementara yang dibuang di perairan timur laut Karimunjawa ini dampaknya sangat mengganggu para pelaku wisata dan wisatawan asing maupun wisatwan lokal yang berkunjung, berenang dan menikmati indahnya pantai bobbi pagi sampai siang ditutup sementara, karena pemgelola takut terjadi gatal - gatal dan gangguan kesehatan.
Dari pantuan awak media dilokasi sampai siang hari dari instansi setempat tidak terlihat ada yang peduli melakukan tindakan pebersihan tumpahan limbah yang mencemari air laut tersebut, awak media berusaha menemui Kades Karimunjawa Arif Setiawan diruangannya meminta klarifikasi tangapan dugaan dampak tumpahan limbah minyak atau bahan limbah textil yang mecemari perairan laut dan mencemari ingkungan ini tidak ada inisiatif tindakan pembersihan.Lanjut, Arif Setiawan menyampaikan kepada awak media terkait tumpahan limbah seperti minyak berwarna kecoklatan berbau yang mencemari pesisir pantai leggon lele dan sekitarnya dari pagi buta saya menyaksikan sendiri, kalau mengenai tindakan membersihan limbah tersebut saya tak coba kordinasi dengan instansi Kecamatan untuk bergerak bersama mengambil tindakan pembersihan secepatnya." Pungkas Arif. (Tim).
Editor : Investigasi Mabes