Petani Tambak Udang Karimunjawa Datangi Undangan Pihak Balai Taman Nasional di Hotel Yulia Bandengan

Foto Investigasi Mabes
Petani Tambak Udang Karimunjawa Datangi Undangan  Pihak Balai Taman Nasional di Hotel Yulia Bandengan
Petani Tambak Udang Karimunjawa Datangi Undangan Pihak Balai Taman Nasional di Hotel Yulia Bandengan

Investigasimabes l Jepara -- Diadakan pertemuan yang diwakili instansi Gakkum dan Advokad Pukul 16.00 wib tgl 31/10/2023 bersama perwakilan petani tambak udang pulau Karimunjawa mendatangi undangan dari pihak Balai Taman Nasional pulau Karimunjawa Jepara di julia Hotel Bandengan.Undangan membahas polemik berkepanjangan terkait sengketa petani tambak udang versus aktivis lingkungan, seperti pernah viral disosial media perang tanding petani tambak melawan aktivis lingkungan. Tampak perwakilan petani tambak udang Teguh Santosa, serta kuasa hukum Ahmad Gunawan dan Sofyan Hadi memasuk ruang lobi hotel Yulia. Sementara dari pihak Balai Taman Nasional diwakili oleh tim Gakkum LH (penegakan hukum lingkungan hidup) Maman, Samsul, serta Agus, kesemua dari instansi Gakkum.

Menurut keterangan Sofyan Hadi, adalah bentuk komunikasi dengan Gakkum LHK (Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup Kehutanan ) , juga meminta konfirmasi kepada samsul hadi sebagai kontak person sebagai pihak Gakkum, atas pemberitahuan operasi Gakkum LHK." Kata Sofyan, "sekitar jam 16.15 saya diterima dihotel Yulia dalam minta penjelasan terkait giat operasi yang dilakukan Gakkum lhk, " Ujar lawyer berbaju putih dari LBHIM selalu kuasa petani tambak udang karimunjawa.Dia pun menambahkan, "Kegiatan tersebut adalah bentuk penertiban, bahwa ada dugaan penggunaan ruang wilayah BTN oleh petani tambak udang melalui pipa inlate,itu saja dugaan ya ".ujar Sofyan Hadi di Resto ikan bakar pantai Bandengan.

Pengacara pendiam ini juga menyebut", Jika petambak tidak beroperasi otomatis tidak ada tindakan Gakkum".singgungnya sembari mematikan rokok surya 16 kesukaanya.Sementara pihak Gakkum dari LHK saat dikonfirmasi oleh awak media tak mau dikonfirmasi, sebab hal tersebut bukan ranah dan kewenangannya untuk memberi penjelasan kepada sejumlah wartawan, " Maaf beribu maaf ya, kami belum bisa memberi keterangan dari pertemuan dengan petani tambak udang, itu ranah dan kewenangan dari pimpinan kami, "terang Agus salah satu personil Gakkum ( LHK ).

Pria berkaos biru itu juga menyampaikan sekali lagi minta maaf kepada teman teman wartawan jika dirinya tidak berani memberikan keterangan pers, maaf saya hanya kepanjangan dari pimpinan, sekali lagi mohon maaf. (Masdur).

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini