InvestigasiMabes.com| Jepara - Belum lama ini beredar video viral yang menunjukkan (bullying) di linimasa. Dalam video itu tampak seorang laki-laki dipukuli dan ditendang berkali-kali oleh teman lainnya.
Dari keterangan polisi, baik pelaku dan korban merupakan anak dibawah umur, Jumat (26/4/2024).
Dalam video tampak seorang laki-laki dipaksa dengan disodori sejumlah pertanyaan. Korban laki-laki itu dikelilingi oleh sekitar 5 teman laki-laki lain. Korban lalu jatuh dan dipukuli oleh teman-teman laki lain hingga beberapa kali.
Dalam video, korban terdengar kesakitan dan meminta ampun kepada pelaku bully. Perisakan itu diketahui terjadi di sekitar Kali Wuni, Desa Guyangan, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.
Diketahui baik pelaku maupun korban merupakan siswa SMP. Hal itu juga dikonfirmasi oleh Petinggi setempat, Ridwan.
“Iya itu terjadi sekitar sungai disitu. Saya juga dapat laporan. Korbannya warga Desa Kepuk, Pelakunya orang Guyangan.” jelas Ridwan.
“Tapi ada juga pelakunya orang Kepuk. Saya minta ke polisi setempat ada upaya pembinaan. Pelaku dan korban sama-sama masih anak-anak (dibawah umur). Masih usia SMP,” imbuhnya.
Kasatreskrim Polres Jepara AKP Ahmad Masdar Tohari mengaku saat ini pihaknya masih mendalami laporan tersebut.
“Masih kami mintai keterangan (korban dan pelaku),” jelasnya.
Sementara itu, pemerintah kabupaten Jepara melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara tengah memproses laporan tersebut.
Sebelumnya, sempat viral juga kejadian perisakan (bullying) di Jepara. Tepatnya di wilayah Kecamatan Kembang. Pelaku dan korban ketika itu sama-sama merupakan anak sekolah dan masih dibawah umur. Kasus ini kemudian berakhir secara kekeluargaan.
(Arif M).
Editor : Investigasi Mabes