Tak Kantongi Surat Izin Dari Balai Besar Tambang Pasir PT.silika Nekat Tabrak Aturan

Tak Kantongi Surat Izin Dari Balai Besar Tambang Pasir PT.silika Nekat Tabrak Aturan
Tak Kantongi Surat Izin Dari Balai Besar Tambang Pasir PT.silika Nekat Tabrak Aturan

InvestigasiMabes.com |Lampung Timur -Sesuai dengan hasil rangkuman konfrontasi dari tim yang melakukan penelusuran di masyarakat Desa pasir sakti kecamatan labuhan Maringgai dapat di benarkan bahwa Tambang Pasir di Desa setempat tidak mengantongi surat izin dari balai besar.senin 6-05-24. 

Kemudian di samping tak berizin warga setempat juga tidak setuju tanggul yang di buat sebagai lintasan armada penambang pasir yang membuat tidak nyaman,Hal ini sesuai yang di katakan oleh (Ny)warga Desa Pasir sakti umbul keong RT 029 RW 008. 

Tak hanya itu,Tanggul Desa Pulosari dan jalan Desa saat ini sedang di lakukan pembuatan jalan untuk di gunakan sebagai akses keluar masuk kendaraan Fum truk yang mengangkut pasir.

Oleh Karena itu di duga kuat tambang yang sedang beroperasi tak hiraukan aturan yang ada alias tabrak aturan yang melanggar hukum. 

Sedari itu sesuai dengan peraturan pemerintah pasal 385 KUHP yang merupakan satu satunya pasal terkait pemanfaatan tanah negara yang di gunakan tanpa izin merupakan tindak pidana dan melanggar hukum. 

Selanjutnya tim melanjutkan penelusuran ke warga,RT dan Kadus setempat,sesuai dengan hasil pantauan di lapangan terlihat jelas kegiatan pembuatan jalan tersebut sedang beroperasi dengan menggunakan alat berat berupa exapator. 

Kemudian sesuai yang di katakan salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya bahwa sampai dengan saat ini tidak ada tembusan dari pihak penambang pasir yang meminta surat ijin kepada warga lingkungan.ucapnya. 

Selain itu dirinya mengatakan, akibat adanya tambang tersebut menimbulkan gejolak di masyarakat yang mengganggu kenyamanan. 

Dirinya berharap kepada Dinas terkait Segera menindaklanjuti persoalan yang terjadi saat ini,juga kepada para penegak hukum supaya dapat turun langsung untuk memastikan kejadian tersebut.harapnya.(rif).

Editor : Investigasi Mabes
Tag: