6 (Enam) Lembaga Satukan Komitmen di Kontestasi Calon Bupati Jepara 2024

6 (Enam) Lembaga Satukan Komitmen di Kontestasi Calon Bupati Jepara 2024
6 (Enam) Lembaga Satukan Komitmen di Kontestasi Calon Bupati Jepara 2024

InvestigasiMabes.com | Jepara - Banyaknya bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati untuk kabupaten Jepara yang terus bermunculan, 6 (enam) lembaga di Jepara baru baru ini secara bersama-sama berkumpul, menyamakan persepsi, ikut berpartisipasi menjelang pilihan Bupati dan wakil Bupati Jepara tahun 2024. 

Masing-masing Ketua Lembaga besar tersebut sepakat memberikan dukungannya untuk calon bupati dan calon wakil bupati Jepara yang nantinya bisa membawa perubahan untuk Jepara lima tahun kedepan, menjadikan Jepara lebih baik. Pada pertemuan tersebut, ke 6 (enam) Lembaga juga sepakat bersama-sama mensukseskan Pilkada tahun 2024, berikut enam lembaga yang hadir di Kantor PWO Jepara, Kamis (23/5/2024). 

1. PC HPN (Himpunan Pengusaha Nahdliyyin) Jepara 

HPN sendiri mempunyai 3000 lebih binaan UMKM se-Kabupaten Jepara, dan juga puluhan pengusaha menengah yang telah bergabung. 

Menurut KH. R.M, Ma’shum, MM sebagai ketua HPN Jepara ia berharap, pemimpin Jepara ke depan, harus mampu mengangkat dan meningkatkan perekonomian warganya. 

Jepara yang terkenal sebagai kota industri mebel dan ukir yang menjadi kebanggaan warga Jepara, juga harus bisa dibangkitkan kembali sehingga mampu bersaing di kancah Internasional. 

Ma’shum mengatakan, “Untuk calon pemimpin Jepara yang kita pilih nanti, harus sosok yang bener-benar mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di Jepara. Salah satunya, dengan semakin banyak perusahaan asing yang ada di Jepara dan mengakibatkan meningkatnya angka perceraian, ini merupakan imbas dari kemajuan dan merupakan tantangan, PR yang harus bisa diselesaikan hingga angka perceraian bisa ditekan seminimal mungkin, ” tutur ketua HPN yang berkantor di jalan Diponegoro no 01, Gedung lantai 2, kelurahan Jobokuto, Jepara. 

2. FKJK (Forum Komunikasi Jasa Kontraktor) Jepara 

ketua FKJK Jepara H. Moch Basuni SE, ST berpendapat, “Untuk bakal calon-calon Bupati Jepara harus figur yang benar-benar serius mempunyai tekat untuk perkembangan Jepara, baik di sektor ekonomi, kesejahteraan, pendidikan, dan bisa melindungi pengusaha Jepara, supaya tetap bisa eksis terutama di bidang Konstruksi,” harap ketua FKJK yang menaungi sekitar 200 Kontraktor yang ada di Jepara. 

3. PWO (Perkumpulan Wartawan Online) Jepara 

PWO Jepara merupakan wadah bernaungnya puluhan wartawan media online yang ada di Jepara. 

Ketua PWO Jepara H. Ali Achwan ST, MH mengatakan, “Untuk Bupati Jepara yang baru nanti, harus bisa tahan dengan kritik dan siap dikoreksi oleh insan pers. Siap memberikan solusi untuk kehidupan wartawan yang lebih layak, karena wartawan media online sebagian besar tidak digaji oleh perusahaan, mereka hidupnya hanya bergantung oleh hasil liputannya yang kadang nilainya tidak sepadan dengan resikonya,” ujarnya. 

Ia menambahkan, “Untuk itu PWO Jepara mengusulkan agar Bupati Jepara ke depan bisa memikirkan nasib wartawan, supaya mereka bisa hidup layak seperti halnya pekerja lain,” imbuhnya. 

Tak hanya itu, ketua PWO Jepara juga akan mengusulkan lewat anggaran APBD agar seluruh wartawan yang tergabung di organisasi wartawan bisa diberikan intensif setiap bulannya, sesuai dengan kemampuan APBD kabupaten Jepara. Karena selama ini wartawan tidak pernah terpikirkan nasibnya. 

4. MPC MP3I (Majlis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren Indonesia) Jepara 

MP3I merupakan wadah ratusan Kyai dan Ustadz yang telah bergabung di dalamnya. Imam Abi Jamroh selaku ketua MPC (Majelis Pengurus Cabang) MP3I bersedia mendukung dan berpartisipasi dalam Pilkada Jepara, Ia mengatakan, “Saya sangat berharap agar kedepan kita bisa menjadikan Jepara 1 dan Jepara 2 yang punya tujuan ke arah perbaikan Jepara yang lebih baik, baik di bidang pembangunan, baik di bidang keagamaan, politik, budaya, sosial, terutama baik di bidang pendidikan, ” tutur pemegang yayasan Ratu Kalinyamat, anggota ormas dan pengasuh pondok pesantren, wakil Suriyah PWNU Jateng serta penasihat di tengah ummat. 

Ia menambahkan, “Siapapun tokohnya dari manapun daerahnya baik pria atau wanita, kami akan mendukung dan berusaha memberikan dukungan secara maksimal. Maka saya minta dengan hormat kepada temen-temen ketua lembaga, untuk benar-benar mengkaji terhadap lingkungan masing-masing, agar bisa mengetahui secara detail situasi mereka (para calon Bupati Jepara). Dukungan ini bukan untuk kepentingan kita pribadi tapi untuk ummat dan masarakat Jepara, ” imbuh ketua MPC MP3I yang beralamat di kantor yayasan Ratu Kalinyamat, Desa Mantingan RT 26/08 kecamatan Tahunan, Jepara. 

5. FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) Jepara 

FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) Jepara yang mempunyai anggota lebih dari 200 pondok pesantren yang tersebar di kabupaten Jepara. 

Muhammad Roshif Arwani selaku ketua FKPP Jepara yang beralamat di Pondok Pesantren Salafiyah Annur Mangunan, Tahunan, Jepara yang memiliki 305 pesantren sejepara mengatakan, “Jepara adalah daerah yang beragam, beragam dalam perekonomian, penduduknya juga beragam, dalam pendidikan pun beragam, serta banyak kearifan lokal, sehingga Jepara butuh pemimpin yang punya wawasan luas dalam memimpin Jepara," ucapnya. 

6. PC Fatayat NU Jepara 

PC Fatayat NU Jepara yang mempunyai 254 ranting di seluruh Jepara dan mempunyai lebih dari 200 ribu anggota yang diketuai oleh Anis Fariqoh Jepara pun mengirim perwakilan dalam rapat 6 lembaga di kantor PWO Jepara. 

Rekam jejak Anis Fariqoh dalam organisasi Fatayat NU tidak perlu diragukan lagi. Perempuan kelahiran Desa Troso, Pecangaan pada 17 Mei 1983 tersebut memulai Khidmah di Fatayat dengan menjadi sekretaris Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Desa Troso pada tahun 2014 sampai 2020, dan Anis sampai sekarang didaulat menjadi sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Pecangaan. 

Pada Pilkada Jepara mendatang, Anis Fariqoh selaku ketua PC Fatayat NU Jepara mengatakan bersedia untuk mensukseskan Pilbup Jepara. 

6 lembaga telah sepakat bersama-sama satu suara untuk menentukan calon Bupati dan calon wakil Bupati Jepara dan juga bersama-sama untuk mensukseskan Pilkada Jepara tahun 2024 dengan damai. Keputusan ini disepakati dalam Rapat 6 Lembaga, di kantor PWO Jepara yang beralamat di Gedung Wanita Jepara. 

Diketahui, Partai Politik telah membuka lebar-lebar pendaftaran bagi calon bupati dan calon wakil bupati yang ingin maju. Kendati demikian, partia mempunyai hak prerogatif untuk meloloskan seorang menjadi kandidat calon bupati atau calon wakil bupati. 

(Arif M)

Editor : Investigasi Mabes
Tag: