InvestigasiMabes.com | Tapsel - Selasa, 4/4/2024 - Ketua Naposo Nauli Bulung Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara Riski Abadi Rambe SPd. berharap Naposo Nauli Bulung Kabupaten Tapanuli Selatan yang dipimpinnya saat ini tidak dipecah- belah Demi kepentingan pribadi dan golongan.Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan dari kantornya Dusun gunung manaon Kelurahan Pasaran Pargarutan Kec. Angkola Timur Tapsel pada hari Selasa 04/5/2024 via chat Wa.
Berawal dari informasi yang diterima oleh Riski dari rekan-rekannya Naposo Nauli Bulung Kecamatan Muaratais/ Angkola jae Bahwa sekelompok orang melakukan silaturrahmi dengan yang disebut NNB Sapanusunan disalah satu Bagas Godang Kecamatan Muaratais .
Hal itu membuat resah NNB disekitaran Kecamatan tersebut karena memunculkan NNB yang baru tanpa melibatkan NNB yang masih aktif.
Ketua NNB Tapsel Riski Abadi Rambe SPd. Yang dilantik pada tanggal 28 November 2019 di Desa Parsalakan Kecamatan Angkola barat Kab.Tapsel tersebut mengatakan bahwa Naposo Nauli Bulung memiliki jargon " Poso- Poso Pagar Nihuta, Nauli Bulung Bunga Nihuta"Sesuai dengan yang tertuang dalam surat Tumbaga Holing dalam tatanan adat- istiadat, serta Dalihan natolu.
Pada tanggal 21 - 22 April 2018 yang lalu melalui workshop revitalisasi peran Naposo Nauli Bulung sebagai pagar Nihuta dengan Thema " Peran Naposo Nauli Bulung sebagai pagar Nihuta dalam menjaga Kawasan ekosistem Batangtoru selaras dengan pengelolaan sumber daya alam dan kearifan lokal demi terwujudnya Tapanuli Selatan yang sehat dan cerdas dengan selogan " Akkon nadohot dohita Naposo- Poso on pature Huta nihitaon'.
Workshop tersebut di mentori oleh sahabat sahabat Kelompok Muda Mandiri Kreatif dipasilitasi Pemkad tapsel bupati tapsel pada saat Itu Sahrul Pasaribu yang ikut langsung diacara tersebut.acara tersebut menghadir kan tokoh adat,Privetsektor dan Tokoh pemuda seperti Dolly Putra Parlindungan Pasaribu ikut andil dalam kegiatan tersebut sebagai Narasumber.
Pada saat itu Dolly Putra Parlindungan pasaribu sebelum menjadi anggota DPRD tapsel dan Bupati taspel adalah Sekretaris KNPI Tapsel .Dari acara wokshop tersebut lahir lah ide gagasan Untuk membentuk NNB tingkat kabupaten Karna selama ini NNB hanya Ada didesa atau kelurahan dan kecamatan dan dianggap sangat Perlu sebagai wadah pemersatu Pokok Pokok Pemikiran naposo naulu bulung di tapsel
Pada tangga 07 Januari betempat di Angkola barat menindak lanjuti workshop tersebut dlaksanakan Temu naposo nauli bulung setapanuli selatan. Dan dari temu naposo nauli bulung Terpilih saya riski abadi rambe selaku ketua, mengingat tapsel ini sangat luas dan dipisahkan oleh pemko Psp maka di unjuk untuk jabatan sekretaris dari jona Angkola jae (batang angkola Sayur matinggi) dan bendahara dari Ibukota Sipirok yaitu saudara andry Febriansyah dari tantom dan Zufri helmi harahap dari parau sorat sipirok, .
Setelah kita dilantik Kita berkomitmen bekerja sama mendukung program pemerintah kab.tapanuli selatan dalam mewujudkan
Mayarakat yang sehat cerdas maju dan sejahtera , kita rutin bersinergi langsung dengan Pemerntah kabupaten tapanuli selatan serta melalui OPD tarkaid seperti BPBD tapsel , Dinas lingkungan hidup , dinas parawisata serta privatsektor sesuai dengan hasil Marpokat kita sebelumnya.
Sampai saat ini nnb tapsel tetap eksis dan berupaya untuk manjaga ekosistem kita Giat dalam gerakan hijau , berwirausaha dan tetap menjadi Pelopor dikalangan masyarakat serta menjaga adat istiadat dengan tetap membangun silaturrahim dengan Tokoh Tokoh adat di kabupaten tapanuli selatan.Tidak hanya sampai disitu kita bahkan tak luput kita menyoroti mengkritis menjadi lembaga yang siap pasang badan didepan terhadap Privatsektor yang berupaya Merusak lingkungan kita ,ini sesuai dengan Jargon kita sebagai Poso poso Pagaranihuta ( benteng didesa)
Muculnya NNB Sapanusun Di muara tais yang disambut baik oleh bupati tapsel dolly Pasaribu dan ibu bupati mebuat tanda tanya besar kepada kita serta menimbulkan keresahan di kalangan NNB baik di angkola Jae maupaun secara keseluruhan Di kab.tapsel kenapa tidak selain tidak melibatkan keluarga Besar NNB tapsel terkesan berbau politik untuk persiapan Pemilukada tahun 2024. padahal selama ini NNB tapsel tidak pernah ikut telibat politik untuk mendunkung caleq ,bupati maupun lainnya karna itu bagian bahagian dari program kita.kita senang kalo bupati rajin turun kedesa-desa dan kekecamatan medungukung kegiatan NNB , tapi kegiatan yang terjadi di muara tais NNB Sapanusunan kami anggap terkesan untuk kepentingan golongan dan kelompok dan akan mengkotak kotak kan Keluarga besar NNB tapanuli selatan. Tindakan oknum Tokoh masyarakat atas dukungan Bupati sama dengan tidak menganggap kami ada , padahal hari ini jauh sebelum dolly pasaribu jadi Bupati dia punya peran Dalam terbentuknya Keluarga besar NNB di kabupaten Tapsel.
Demikian penjelasan Riski Abadi Rambe kepada wartawan Selasa, 04/5/2024.
Sebahagian kalangan mengatakan "Tidak ada yang dilanggar, dalam tatanan adat cuman dinggap kuras etis, NNB harus kembali pada Tupoksinya sebagai pagar nihuta sesuai dengan artinya yaitu Naposo (muda/naposo pamatang) Nauli yang artinya Baik dan sopan bertutur poda) Bulung artinya Pagar atau melapisi diri dengan berakhlak baik) kalau memang bupati serius ingin membangkitkan sanggar seni, maka hidupkan kembali Dewan kesenian daerah kabupaten Tapsel (DKDTS) yang sudah tidak pernah muncul lagi "Wartawan sudah mencoba meminta keterangan Bupati Tapsel via chat wa Selasa, 4/5/2024.
Chat wa dibaca tertanda contreng biru.Namun hingga berita ini ditayangkan, wartawan belum berhasil mendapatkan keterangan dari Bupati Tapsel.
( Nelwan).
Editor : Investigasi Mabes