Di duga ada "pembiaran" inspektorat Tojo una-una belum tindak lanjut mantan kades Uekuli terkait penyalahgunaan DD

Di duga ada "pembiaran" inspektorat Tojo una-una belum tindak lanjut mantan kades Uekuli terkait penyalahgunaan DD
Di duga ada "pembiaran" inspektorat Tojo una-una belum tindak lanjut mantan kades Uekuli terkait penyalahgunaan DD

InvestigasiMabes.com | Tojo una-una - terkesan diam dan tutup mata dalam penanganan kasus tentang penyalahgunaan dana desa (DD) Pihak inspektorat daerah kab.tojo Una Una menolak memberikan informasi tentang temuan penyalahgunaan dana desa yang belum di kembalikan ke kas rekening desa Uekuli, kec.tojo ,kab.tojo Una una 

Hal ini terungkap saat team infestigasimabes.com menyambangi inspektorat daerah di kota ampana kab.tojo Una Una ,Jumat,7/6/2024 

Berdasarkan data yang di himpun oleh tim redaksi IM.com nama oknum mantan kepala desa Uekuli , mantan Sekdes Uekuli, mantan Bendahara desa bahkan mantan pejabat kepala desa Uekuli jelas tercatat dalam Daftar temuan hasil pemeriksaan Inspektorat daerah kabupaten Tojo Una Una tahun 2013 s/d 2017 data per Agustus 2019 dan telah terverifikasi merugikan uang negara melalui dana desa(DD) sejumlah total Rp 154,308,671,00 

Hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak inspektorat daerah kab.tojo Una Una terkait penyalahgunaan dana desa itu apakah oknum mantan kades Uekuli sudah mempertanggung jawabkan uang kerugian negara itu dengan cara menyetornya ke rekening kas desa atau belum 

Salah seorang staf di inspektorat yang menangani data tentang dana desa membenarkan daftar itu, namun dia enggan memberikan tanggapanya dan juga menolak memberitahu identitasnya yang jelas kepada tim IM.com pada saat wawancara di ruangan staf sekretaris inspektorat hari itu juga. 

"Ya benar daftar ini memang dari kami,sudah enam belas tahun saya bekerja di bidang ini, tapi saya kaget saja kenapa daftar ini bisa beredar di luar sana, kami juga tidak tahu siapa sumber yang membeberkan daftar ini",ujarnya 

Iya menambahkan,"Untuk penanganannya itu di lakukan berdasarkan persentase, jadi siapa yang paling besar dugaan penyalahgunaanya maka desa itu yang harus di tindaklanjuti kasusnya lebih dulu",imbuhnya 

Jadi untuk memberikan informasi lebih rinci,itu wewenang Inspektur, saya tidak punya wewenang untuk menjelaskan hal ini, saya takut nanti di salahkan,"jelasnnya 

Dia juga mengatakan,"hari ini bapak inspektur tidak berada di tempat, jadi untuk kejelasanya, silahkan temui saja beliau sebagai pimpinan di sini," tutupnya(tim)

Editor : Investigasi Mabes
Tag: