Selamatan Kampung Cungking: Merayakan Tradisi dan Budaya di Lingkungan Cungking Mojopanggung

Selamatan Kampung Cungking: Merayakan Tradisi dan Budaya di Lingkungan Cungking Mojopanggung
Selamatan Kampung Cungking: Merayakan Tradisi dan Budaya di Lingkungan Cungking Mojopanggung

InvestigasiMabes.com | Banyuwangi, 18 Juni 2024 - Kampung Cungking di Lingkungan Mojopanggung akan menggelar rangkaian acara tradisional bertajuk "Selamatan Kampung Cungking" yang bertujuan untuk melestarikan dan memperkuat nilai-nilai budaya lokal. Acara yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 21 Juli 2024 ini akan diisi dengan berbagai kegiatan adat dan ritual yang melibatkan seluruh warga kampung. 

Rangkaian Acara 

Rabu, 19 Juni 2024- 18.00 WIB, Acara akan dimulai dengan prosesi "Lamaran dari Kelurahan ke Bale Tajuq", sebuah tradisi yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan.

 Kamis, 20 Juni 2024

-16.00 WIB, Ritual di Kandapan, sebuah upacara yang dilaksanakan di lokasi sakral untuk memohon berkah dan keselamatan.18.00 WIB, Puncak acara "Selametan Kampung Amin Pikin" yang akan diadakan di tempat utama. Selametan ini adalah bentuk syukur dan doa bersama untuk kesejahteraan kampung.

20.00 WIB "Mocoan Lontar" di Balai Lingkungan, kegiatan membaca lontar yang merupakan naskah kuno penuh nilai historis dan spiritual.Minggu, 21 Juli 2024

08.00 WIB Kegiatan terakhir adalah "Nyalameti Sawah Buyut Cungking ring Baluran", sebuah ritual syukur di sawah sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan doa untuk hasil panen yang melimpah. 

Selamatan Kampung Cungking adalah sebuah tradisi tahunan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar warga. Dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, acara ini diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat modern. 

Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Desa dan berbagai organisasi lokal. Semua warga Kampung Cungking dan sekitarnya diundang untuk berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan. Dengan semangat gotong royong, diharapkan acara ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh komunitas. 

Selamatan Kampung Cungking akan dipusatkan di Bale Tajuq, yang terletak di Jl. Gendrong No. 47, Lingkungan Cungking, Mojopanggung. Lokasi ini dipilih karena memiliki nilai historis dan strategis dalam kehidupan sosial budaya masyarakat setempat. 

Dengan berbagai kegiatan yang sarat makna ini, Selamatan Kampung Cungking diharapkan dapat terus menjadi tradisi yang lestari dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banyuwangi serta menjadi daya tarik bagi para pengunjung dari luar daerah.( Yanto)

Editor : Investigasi Mabes
Tag: