Investigasimabes.com l Kalteng -- Ada hal yang menarik dengan kunjungan Presiden Jokowi ke Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah, dimana dalam sebuah kesempatan wawancara seorang wartawan meminta tanggapan presiden terkait adanya kebutuhan dasar masyarakat wilayah selatan Kabupaten Katingan berupa jalan yang menghubungkan 3 kecamatan di wilayah Katingan masih belum bisa direalisasikan akibat APBD selalu kurang.“Pak ijin pak, kita dari wartawan pak, yang kita ingin tanyakan terkait dengan infrasuktur di Katingan, jalan Kereng Pakahi sampai ke Kampung Melayu sepanjang sekitar 80 Km pak, alasanya APBD tidak mencukupi pak”
“itu jalan kabupaten atau provinsi” jawab Jokowi“Kabupaten Pak, bisa nggak dibantu pak” jawab wartawan tersebut
“Kalau Kabupaten tanya ke bupati” jawab Jokowi“ya, maksudnya pak bupati sudah mengatakan bahwa anggaranya tidak cukup” sambut wartawan itu
“Mana pak Bupati, jalan mana, jalan dari mana kemana, semua kabupaten beralasan seperti itu, sehingga pusat harus ikut cawe-cawe. gapapa nanti saya minta PU untuk cek” jawab jokowiSebelum masalah ini sampai ke Jokowi salah seorang anggota DPRD Kabupaten Katingan Rudi Hartono, menekankan bahwa pembangunan badan jalan Kereng Pakahi, Jahanjang dan Kampung Melayu jangan hanya sebatas retorika saja. Namun, rencana tersebut harus betul-betul direalisasikan.
Menurut Rudi, ruas jalan tersebut harus segera dikerjakan. Sehingga, dampak pembangunannya bisa dirasakan masyarakat dan membuka keterisolasian di wilayah selatan Katingan."Masyarakat yang berada di wilayah ini sudah lama menantikan jalan tersebut yang sampai sekarang belum selesai. Karena mereka hanya perlu bukti nyata dan realisasi jalan tersebut supaya bisa terbuka akses,” paparnya.
Senada dengan Rudi Hartono, Kepala Desa Galinggang yang desanya masih terisolasi akibat jalan tersebut belum direalisasikan juga pernah menyampaikan bahwa “Pembangunan badan jalan ini dalam rangka membuka akses keterisolasian wilayah bagian selatan Kabupaten Katingan, secara khusus Desa -desa berada di wilayah Kecamatan Kamipang, Mendawai dan Katingan Kuala,” kata Kepala Desa Gelinggang Kecamatan Kamipang Sarkawi, kepada KaltengEkspres, Senin (25/3/2024).Adanya jalan tembus tersebut lanjut dia, akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Katingan bagian Selatan.
“Mengingat pontensi luar biasa dimiliki baik sektor perikanan dan pertanian, harapan kami dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat wilayah selatan,” ungkap Sarkawi.Sarkawi mengingatkan bahwa pembangunan jalan ini merupakan kebutuhan masyarakat dan kepentingan umum.
“Kami berharap, pembangunan jalan ini, segera dilanjutkan guna membuka keterisolasian Kecamatan di Katingan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di selatan Katingan, ” tandasnya.Untuk memperoleh kejelasan tindak lanjut dari Pj. Bupati Katingan terkait masalah jalan tersebut, Investigasi Mabes.com Kalimantan tengah menyampaikan konfirmasi melalui whats app, setelah menunggu tidak ada tanggapan, selanjutnya mencoba menghubungi Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko, yang juga seorang tokoh Kabupaten Katingan.
Yuas Elko yang sering dipercayakan mewakili Gubernur Kalteng dalam sejumlah kegiatan tersebut mengakui bahwa dirinya sudah berbincang dengan Pj. Bupati Katingan terkait masalah Jalan Kereng Pakahi sepanjang kurang lebih 80 kilometer itu sudah dibawa ke kementrian PU pusat beberapa bulan yang lalu.“Semoga bisa terwujud akan dibangun jalan tersebut, apalagi dengan pernyataan Presiden Jokowi kemarin semoga akan menjadi perhatian pemerintah pusat” ujar Elko. (Red).
Editor : Investigasi Mabes