Kejar Kemajuan Kepala Sekolah Dan Komite Buat Program Melalui Swadaya Masyarakat

Kejar Kemajuan Kepala Sekolah Dan Komite Buat Program Melalui Swadaya Masyarakat
Kejar Kemajuan Kepala Sekolah Dan Komite Buat Program Melalui Swadaya Masyarakat

InvestigasiMabes.com |Lampung Selatan - Kurang lebih empat tahun belakangan ini perubahan SMA negeri 1 Palas kecamatan palas kabupaten Lampung Selatan nampak terlihat perubahan lebih maju dalam sistem pengelolaan pendidikan maupun fasilitas belajar mengajar.jumat 20/12/24. 

Dikatakan Sudiman kepala sekolah SMA negeri 1 Palas bahwa untuk mencapai kemajuan harus adanya sinkronisasi antara pihak sekolah dan komite serta Dinas terkait supaya apa yang di programkan dapat tercapai yang sesuai dengan Visi dan Misi sekolah. 

Visi1.terwujudnya lulusan SMA negeri 1 Palas yang cerdas,taqwa,inovatif,kreatif,agar mampu bersaing di era globalisasi melalui peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

 Misi

1.Memberdayakan tenaga pendidikan yang memenuhi standar yang ditetapkan,mengimplementasikan norma norma kenegaraan, keagamaan, kelembagaan dan kemasyarakatan. 

2.Mewujudkan sekolah ramah anak berprofil,belajar Pancasila dan kearifan lokal tanamkan budaya bersih,budaya tertib,budaya kerja dan profesionalisme, memberdayakan komponen sekolah,mengoptimalisasikan sumber daya sekolah dalam mengembangkan potensi didik secara umum.ucap Sudiman.

Ia juga menceritakan,sudah banyak perubahan sesuai dengan misi sekolah dan mencetak lulusan SMA negeri 1 palas yang menghantarkan ke perguruan tinggi baik di provinsi Lampung atau di luar provinsi yang awalnya hanya 4 siswa yang sat ini meningkat menjadi 22 siswa. ucapnya. 

Adapun prestasi prestasi yang di capai bidang komunitas bahasa dan akademik serta sekolah ramah anak sudah mulai terwujud,hal ini terlihat dari kenakalan anak didik kini berubah menjadi lebih baik. 

Sementara itu kerja sama antara pihak sekolah dan komite semakin kuat untuk mencapai kemajuan sekolah diluar program pemerintah dilakukan secara swadaya masyarakat mengingat banyaknya kekurangan ruang kelas belajar dan sarana ibadah yang diperlukan oleh siswa siswi yang saat ini hanya 15 ruang. 

Sedangkan yang dibutuhkan sebanyak 20 ruang atau lokal,yang diketahui masih menggunakan ruang laboratorium untuk memenuhi kebutuhan belajar,disamping sembari membangun saran ibadah.jelasnya. 

Ditempat terpisah,kalimat senada disampaikan Kusnan jaya selaku ketua komite,untuk mencapai visi misi,kedua belah pihak yang berfungsi penting haruslah saling mendorong untuk menghasilkan siswa siswi yang berkualitas disamping mencari solusi melengkapi sarana dan prasarana sekolah walaupun melalui swadaya masyarakat. 

Dirinya juga menghimbau kepada wali murid untuk saling menjaga,mengontrol serta mengawasi anak anak kita supaya terhindar dari hal hal negatif yang akan menimbulkan permasalahan,sedari itu pihak sekolah serta wali murid harus saling mengarahkan anak anak didik.paparnya.(Rif).

Editor : Investigasi Mabes
Tag: