InvestigasiMabes.com | Jepara - Sabtu 21/12/2024. Konsorsium LSM Jepara bersama ODGJ Unity sukses menggelar acara talk show bertema "Mengupas Isu Terkini Jepara" di Kopi Andany, Pengkol, Jepara. Kegiatan ini menjadi ajang diskusi untuk membahas isu-isu strategis di Kabupaten Jepara, sekaligus menghasilkan rekomendasi yang akan disampaikan kepada Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, dan instansi terkait. (22/12/2024).
Djoko Tjahyo Purnomo, Pembina Konsorsium LSM Jepara, menyoroti pentingnya pengelolaan CSR (Corporate Social Responsibility) yang lebih efektif. Ia mendorong pembentukan pengawas CSR, revisi Perda, Perbup, dan SK Bupati, serta pengintegrasian sistem digital “Simoncer” untuk transparansi pelaporan.
"Implementasi sistem ini bertujuan menciptakan keadilan alokasi dana CSR sesuai UU No. 40 Tahun 2007 dan PP No. 47 Tahun 2012," ujar Djoko.
Hak Pakai Tanah di Sempadan PantaiDjoko juga membahas pengelolaan hak pakai tanah di sempadan pantai, mengingatkan pemerintah desa dan daerah untuk mematuhi regulasi seperti UU No. 27 Tahun 2007 dan PP No. 21 Tahun 2021. Ia mengimbau agar pengelolaan dilakukan dengan transparansi untuk mencegah praktik pungutan liar (pungli).
Muhammad Sutikno atau Gus Mad dari Gentong Mas dan Komunitas Peduli Kesejahteraan Masyarakat (KPKM) memaparkan rencana pengadaan air bersih untuk masyarakat Jepara.
“Kami akan memanfaatkan sumber air di Embung Kalimati, Kelurahan Bapangan, dengan teknologi terbaru. Rencana ini akan melibatkan kolaborasi dengan ODGJ Unity,” ujarnya.
Bambang Budiyanto, salah satu advokat yang hadir, mengusulkan kerja sama dengan BUMDes untuk pengelolaan air minum. Ia menilai pengelolaan sumber air sungai secara optimal dapat membantu mengatasi kekurangan air di Jepara, yang selama ini disebabkan oleh suplai PDAM yang kurang memadai.
Kolonel TNI AD Purn. Supanto, Ketua Panitia, mengapresiasi kolaborasi antara Konsorsium LSM Jepara dan ODGJ Unity. “Kegiatan ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Jepara,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh, seperti Arifin dari Yayasan Jepara Bangkit Sejahtera, Taufiq Wahyudi Ketua P2N Jepara, Supriyadi Ketua DPD KNTI Jepara, Muhammad Ismail dari GNP-Tipikor Jepara, Supriyanto Pembina Grib Jaya Jepara, serta para penggiat sosial lainnya. MC Ratu Andayani memandu acara dengan baik, diakhiri doa oleh Sriyanto.
Talk show ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai awal dari langkah kolaboratif lintas elemen masyarakat untuk memajukan Jepara. (Masdur)
Editor : Investigasi Mabes