Tekanan Terhadap Kriminalitas: Polsek Rambang Tingkatkan Razia Malam di Area Berisiko Tinggi

Tekanan Terhadap Kriminalitas: Polsek Rambang Tingkatkan Razia Malam di Area Berisiko Tinggi
Tekanan Terhadap Kriminalitas: Polsek Rambang Tingkatkan Razia Malam di Area Berisiko Tinggi

investigasimabes.com, MUARA ENIM - Sebagai upaya preventif untuk mencegah kemungkinan terjadinya kriminalitas, Kepolisian Sektor (Polsek) Rambang yang berada di bawah kendali Polres Muara Enim, melaksanakan operasi pemantauan rutin yang diperkuat (KRYD) di hadapan markas komandonya (Mako), yaitu di Desa Sugih Waras Barat, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, pada hari Kamis tanggal 17 April 2025 sekira pukul 21:00 Waktu Indonésia Bagian Barat (WIB).

Kegiatan yang dilakukan oleh KRYD itu diketuai secara langsung oleh Ka SPKT C Polsek Rambang, Aipda Riduan, serta diikuti oleh sebanyak lima anggota Polsek Rambang.

Operasi rutin tersebut sengaja menargetkan sepeda motor (R2) serta mobil (R4) yang berada di area dipandang sebagai titik potensial untuk aktivitas kriminal.

Sasarannya dalam penggerebekan kali ini mencakup upaya pencegahan terhadap kejahatan 3C (pencurian, pencopetan, curanmor), penyitaan atas kepemilikan senjata tajam dan senjata api illegal, pemusnahan premanisme, distribusi obat-obatan terlarang dan alkohol (minuman keras atau miras), serta pembatasan aktifitas di kafe jalanan dan tempat makan malam yang ada di bawah naungan Kepolisian Sektor Rambang.

Razia tersebut berjalan sampai pukul 21.45 WIB sebelum diikuti oleh petugas dari Unit Operasional Reserse Kriminal (Opsnal Reskrim) Polsek Rambang yang melakukan patroli hunting.

Tindakan ini dilakukan guna menjamin bahwa situasi keselamatan dan keteraturan masyarakat (kamtibmas) terus stabil di semua area yang berada di bawah kendali Kepolisian Sektor Rambang.

Kapolres Muara Enim, AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MM, M.Si, melalui Kapolsek Rambang, IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, menginformasikan bahwa dalam operasi yustisi tersebut, pihaknya hanya menegur dan mengingatkan para pengemudi agar tetap taati aturan lalu lintas.

Di samping itu, para pejabat mengeluarkan peringatan langsung terhadap pemotor R2 yang tertangkap tanpa menggunakan helm sesuai dengan protokol keselamatan berlalu lintas. Walaupun begitu, Kapolsek menyatakan bahwasannya tak ada kasus kriminal atau penjahat yang diamankan saat operasi gerauk tersebut dilangsungkan.

"Istana Polisi Untuq Zulkarnain menganjurkan para pemegang kendaraan agar terus waspada ketika sedang berkendara dan segera melapor kepada petugas polisi jika menemui suatu insiden atau menghadapi masalah hukum selama di jalan," katanya.

Selanjutnya, Kapolsek Rambang menggarisbawahi bahwa operasi semacam ini akan tetap berlangsung secara periodik, khususnya di waktu-waktu yang rentan terhadap pelaksanaan tindakan kriminal.

Ini menunjukkan komitmennya Kepolisian Sektor Rambang untuk memelihara keselamatan dan keteraturan di tengah masyarakat serta menyediakan perasaan aman bagi semua penduduk setempat.

Editor : Investigasi Mabes
Tag: