InvestigasiMabes.com | Samboja, 2 Juni 2025 —Mediasi antara perwakilan masyarakat lokal dan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berlangsung di Kantor Camat Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. Pertemuan ini membahas harapan masyarakat terkait keterlibatan pelaku usaha lokal dalam proses lelang besi tua (scrap) milik PT PHM yang berada di wilayah kerja Samboja.
Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Sejahtera Bersama Samboja (SBS), Andi Ibrahim, menyampaikan aspirasi masyarakat agar koperasi lokal diberi kesempatan mengelola besi tua tersebut.
> “Kami siap ambil bagian jika diberi kepercayaan. Harapan kami, hasil dari pengelolaan besi tua ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Samboja, khususnya para buruh,” ujar Andi Ibrahim dalam mediasi, Senin (2/6).
Andi menegaskan bahwa keterlibatan koperasi lokal bukan semata demi keuntungan bisnis, melainkan untuk pemerataan manfaat ekonomi di tingkat akar rumput. Selama ini, menurutnya, masyarakat lokal belum pernah dilibatkan sebagai peserta dalam lelang besi tua yang dilakukan oleh PT PHM.
Mediasi ini turut dihadiri sejumlah pihak terkait, di antaranya:
Sekretaris Camat Samboja, Bapak Amir Lutfi
Kapolsek Samboja beserta jajaran
Perwakilan Danramil Samboja, Bapak Andri
Kapolsek Samboja menyampaikan dukungan penuh terhadap adanya mediasi ini. Ia berharap komunikasi terbuka antara perusahaan dan pengusaha lokal dapat menciptakan keadilan dan transparansi dalam proses lelang yang akan datang.
Masyarakat berharap keputusan akhir dari proses lelang dapat berpihak kepada pelaku lokal, agar potensi ekonomi yang ada tidak keluar dari daerah dan bisa dinikmati oleh masyarakat Samboja secara langsung.
(Laporan: Bang Zawir)
Editor : RedakturSumber : Team