InvestigasiMabes.com | Bonjol -- Dalam rangka menyambut peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025 yang jatuh pada 23 Juli, MTsN 4 Pasaman menggelar kegiatan penanaman pohon pada Selasa pagi (22/7). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian madrasah terhadap lingkungan serta sebagai bentuk edukasi bagi siswa mengenai pentingnya menjaga alam demi masa depan anak-anak Indonesia.
Acara yang berlangsung di lingkungan madrasah ini melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Kepala MTsN 4 Pasaman, Indria Fitri menyampaikan bahwa penanaman pohon bukan hanya sebagai simbol peringatan, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk keberlangsungan hidup generasi masa depan.
"Menanam pohon berarti menanam harapan. Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan, dan lingkungan yang sehat adalah hak mereka. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memperingati Hari Anak Nasional, tetapi juga mengajarkan cinta lingkungan sejak dini," ujar Indria Fitri.
Adapun jenis pohon yang ditanam pada kegiatan tersebut antara lain: Pohon Matoa, Pohon Manggis, Pohon Cokelat, Pohon Alpukat, Pohon Jambu, dan Pohon Kopi.
Pemilihan pohon-pohon tersebut didasarkan pada nilai manfaat jangka panjang dan kesesuaian dengan iklim lokal. Setiap kelas mendapatkan tanggung jawab untuk merawat satu jenis pohon, sehingga kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran karakter dan tanggung jawab siswa.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 2 Tahun 2025 serta Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, yang mendorong partisipasi aktif satuan pendidikan dalam menyemarakkan Hari Anak Nasional dengan kegiatan yang edukatif, ramah anak, dan berwawasan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 4 Pasaman berharap dapat terus menjadi madrasah yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik, baik dari sisi intelektual, sosial, spiritual, maupun kepedulian terhadap lingkungan.
Editor : RedakturSumber : Team