InvestigasiMabes.com | Jepara - Warga RT 03 RW 07 Desa Kepuk , Kecamatan Bangsri, menjadi wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia selama 80 tahun. Melalui kegiatan tasyakuran, masyarakat Indonesia dapat mengenang kembali perjuangan para pahlawan. Mereka telah mengorbankan jiwa dan raga demi meraih kemerdekaan.
Acara tasyakuran digelar secara semangat guyub rukun oleh warga Dukuh Rambutan Desa Kepuk RT 03 RW 07 pada malam hari menjelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80. Sabtu, (16/8/25) malam.
Acara dihadiri oleh seluruh warga, tokoh masyarakat, tokoh Agam, Dukuh Rambutan RT 03/07 serta sehingga suasana tampak guyup penuh semangat.
Sementara itu Ketua RT 03/07 Dukuh Rambutan, Rindho dalam pidatonya mengatakan tasyakuran adalah momen kemerdekaan yang telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari tradisi masyarakat Indonesia.
Rasa syukur kepada para pejuang yang telah memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi simbol semangat kepada kita semua untuk memajukan dan menjaga NKRI dari segala bentuk penjajahan," ungkap Rindho.
Berbagai kegiatan tasyakuran tingkat RT/RW hingga nasional kerap diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada para pendiri bangsa.
Kegiatan tasyakuran tersebut diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Jepara, doa bersama, renungan kemerdekaan, pembacaan teks proklamasi, hingga berbagai pertunjukan seni budaya yang menguatkan nilai-nilai kebangsaan.
Rasa syukur dan semangat terlihat dari para hadirin yang sangat antusias menikmati dari setiap tampilan yang di suguhkan oleh anak-anak, pemuda pemudi serta Ibu-ibu dari berbagai kegiatan yang telah ditampilkan dipanggung.
Rindho selaku ketua RT 03, kami wajibkan seluruh warga untuk memasang bendera merah putih di depan rumah. Setelah itu akan dilanjutkan dengan warga agar suasananya semakin meriah," ujarnnya (16/8/2025.
Warga di sini memang semangat kalau menyambut HUT RI. Mulai 1 Agustus bendera sudah di pasang di setiap setiap rumah, pernak-pernik juga tidak pernah ketinggalan supaya lingkungan terlihat indah," kata Rindho.
Kami ingin Indonesia tetap aman, warga hidup sejahtera, salin rukun dan damai. Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga. Pewarta Badi.
Editor : RedakturSumber : Team