InvestigasiMabes.com | Bandung Jawa Barat - Penantian selama 5 tahun warga Kecamatan Banjaran untuk bisa merayakan HUT RI dengan Karnaval di pusat kota / Alun-alun tahun ini kembali ter apresiasi kan Minggu ( 17 /8/2025 )
Terlbukti dengan animo masyarakat dari berbagai desa yang ada di wilayah kecamatan tersebut begitu antusias mengikuti kegiatan Karnaval tersebut, berbagai kreasi yang di tuangkan menjadi bentuk karya seni yang sangat luar biasa
Masing-masing kreasi seni dari tiap-tiap Desa begitu sangat menghibur juga menjadi suatu tontonan yang membuat seluruh masyarakat yang turun ke jalan jalan yang di lalui oleh semua peserta Karnaval tersebut
Bahkan banyak di antara beberapa penonton dari ribuan yang memadati, terlihat banyak yang meneteskan air mata sampai menangis haru , kebahagiaan yang menyelimuti dalam hati mereka
Alun-alun Kota kecamatan Banjaran ini pun selama waktu 5 th tdk menyelenggarakan acara Karnaval Hut RI, dari dulu adanya wabah COVID-19, selam 3 th, & di pergunakan nya alun alun tsb untuk lokasi Tempat Penampungan Sementara ( TPS ) untuk para pedagang pasar Banjaran di masa proses pembangunan proyek pasar tersebut
Dari tiap-tiap kreasi dari tiap-tiap desa beragam yang di tampil kan dari mulai patung raksasa yang di pikul oleh manusia, kendaraan kendaraan tempur, iringan Anggota TNI ( parodi) , Hewan hewan dalam dongeng ( Ular naga ) , barongsay, Lokomotif dan lain sebagainya , dan yang menakjubkan semua kreasi tersebut semuanya terbuat dari bahan bambu, dan kertas semen yang di buat oleh para seniman seniman yang ada di daerah nya masing-masing
Salah satu nya kreasi seni yang cukup banyak menyedot perhatian masyarakat yang hadir adalah Patung Buta ijo ( Ogoh ogoh) dari perwakilan Desa sindang panon yg di persembahkan dari masyarakat & Karang taruna RW 07
Ogoh ogoh dengan Tinggi 4 meter, lebar 1,80 Cm, dengan berat 250 kg dengan menggunakan bahan Kardus, bambu, Lem tradisional yang di bawa secara di pikul oleh 10 orang, sungguh sangat luar biasa
Tak lupa pula semua program " pemerintah di sertakan juga lewat papan tulisan yang di bawa oleh para anggota Kader RW 07 mereka menamakan diri " KADER RW 07 NYEUREUD " ( MENYENGAT ) Sesuai dengan kos tum yang mereka pakai yaitu kos tum Lebah
Ahmad kusnadi . S.E Kepala desa Sindang panon ( Pj) ikut menyemarakkan Karnaval tersebut dengan menaiki Ogoh ogoh dan menari nari, itu adalah bentuk rasa haru dan juga rasa kebahagiaan, mengapresiasi hasil karya dari warga nya yang ia pinpin saat ini
Kota Banjaran pun tak luput dari kemacetan arus lalu lintas pun di arah kan ke jalan alternatif oleh oleh petugas gabungan TNI Polri, dinas perhubungan & yang di bantu oleh pasukan anggota Linmas & Anggota Pramuka
MERDEKA!!! # Eva purnama ( Bandung)
Editor : RedakturSumber : Team