Masyarakat Kecamatan Banjaran Mengharapkan Aksi Damai, bBkan Pengrusakan

Masyarakat Kecamatan Banjaran Mengharapkan Aksi Damai, bBkan Pengrusakan
Masyarakat Kecamatan Banjaran Mengharapkan Aksi Damai, bBkan Pengrusakan

Investisigasmabes.com | Bandung - Sejumlah masyarakat Banjaran Kabupaten Bandung provinsi Jawa barat berharap aksi-aksi anarkisme & pengrusakan fasilitas umum di seluruh tanah air ini tidak kembali terjadi.

Dari hasil beberapa wawancara dengan beberapa masyarakat dari wawancara dengan investigasi mabes di lapangan.

Masyarakat kota ini pun merasa lega karena apa yang di takut kan dari isu / kabar bahwa pada hari Senin ( 1/9/2025 ) kemarin tersiar kabar akan ada nya demo besar besaran yang akan bertitik demo di Mapolresta bandung juga Kantor Pemkab Bandung provinsi Jawa barat, sampai berita ini di rilis hal itu tidak terjadi.

Dengan menyebarnya kabar tersebut Banyak Sekolah- sekolah yang di libur kan terutama sekolah - sekolah yang lokasi nya berada di jalan yang akan di lalui para pendemo , para pegawai kantor & para pekerja pabrik mereka berangkat lebih awal ( pagi sekali) untuk menghindari resiko dari aksi demo yang di gembor- gembor kan , nampak tidak ada nya kendaraan roda dua maupun roda empat yang ber plat nomor merah yang melintas di jalan an, para pegawai ASN banyak yang mengenakan baju cansual untuk akan tetapi untuk pelayanan publik masih tetap di buka untuk masyarakat

Dari hasil penelusuran kemarin terjadi penutupan untuk bongkar muat barang di pasar bersih Soreang kabupaten bandung yang jaraknya berdekatan dengan kantor Pemkab Bandung , untuk menjaga resiko dari aksi demo yang tidak di ingin kan, keterangan ini di temui dari para bandar penyuplai barang yang biasa ke pasar tersebut

Akibat dari Imbas kejadian demo anarkisme yang terjadi dari tgl 25 Agustus lalu sangat lah berpengaruh terhadap aktivitas perekonomian , banyak pemilik toko toko yang menutup usaha nya, terutama yang ada di pinggir jalan - jalan raya, pasar - pasar yang sepi pembeli , karena adanya rasa was - was kepada para masyarakat yang akan pergi ke pasar untuk berbelanja sebagai mana biasanya.

" Kami masyarakat kecil sudah cukup pailit , sekarang di tambah lagi dengan demontrasi anarkis ( ia berbicara dalam bahasa Sunda ) mau gimana saya, apapun yang terjadi tetap orang kecil seperti saya ini yang kena. " ucap Wikanda ( 62 th) pedagang kaki lima di area terminal Banjaran.

Saya mah mohon kepada para kawan kawan yg demo, sudah cukup jangan pake pengrusakan, itu rakyat yg bayar , yang bangun dari hasil bayar pajak , kalau memang berjuang untuk rakyat jangan di rusak atuh fasilitas yang di bangun dari hasil keringat rakyat. " ucap H. Edi ( 57 TH) Pemilik toko kelontongan.

Kejadian - kejadian demo anarkisme yang di lakukan oleh para oknum yang menyusuf untuk mempoprokasi rakyat, dan pihak - pihak yang punya kepentingan tertentu yang memanfaatkan situasi, adalah suatu hal yang bisa menjadi suatu pembelajaran untuk kita semua.

Dalam waktu ke depan nya masyarakat lebih teliti untuk memilih para calon pemimpin & para wakil nya di legislatif , tidak menjual suara kepercayaan dengan sejumlah uang, sembako atau pun hal yang lain nya , kalimat ini terucap dari beberapa masyarakat yang ingin menyerukan kepada masyarakat yang lain nya untuk merubah pola pikir untuk menuju perubahan ke yang lebih baik khusus untuk kecamatan Banjaran, Kabupaten bandung provinsi Jawa barat.., Yang pada akhir nya untuk Negeri tercinta Republik Indonesia ini

Seluruh masyarakat kabupaten bandung pun tak henti henti nya mamanjat kan Do'a kepada Tuhan YME agar supaya terus memberkahi & melindungi Republik Indonesia, menjauhkan segala mala petaka yang di timbul kan oleh manusia - manusia yang tidak beradab.

Eva purnama ( Bandung)

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim