InvestigasiMabes.com l Ternate, 19 September 2025 – Suasana duka menyelimuti warga Kelurahan Tafure, RT 01/RW 01, Kota Ternate, setelah seorang perempuan bernama Sinarmala, asal Bone, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos yang baru seminggu ia tempati, pada Jumat (19/9/2025).
Menurut keterangan warga setempat, almarhumah meninggal dunia karena sakit. Kejadian ini sempat membuat pihak RT dan penghuni kos lainnya kebingungan, sebab Sinarmala diketahui baru satu minggu menempati kos tersebut dan belum banyak berinteraksi dengan warga sekitar.
Ketua RT 01 menyampaikan bahwa pihaknya langsung menghubungi pemilik kos untuk meminta penjelasan terkait identitas almarhumah. Namun, pemilik kos maupun tetangga kos tidak mengetahui secara pasti keberadaan keluarga dekat dari Sinarmala.
“Yang bersangkutan baru seminggu tinggal di sini, jadi kami juga tidak begitu kenal, apalagi soal keluarganya. Kami sempat bingung harus menghubungi siapa,” ujar pihak RT.
Beruntung, berkat koordinasi warga, informasi tersebut segera sampai ke Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKSS) di Ternate. Pimpinan KKSS, Haji Andi Amir, langsung mendatangi lokasi bersama sejumlah pemuda setempat untuk membantu proses penanganan jenazah.
“Kami merasa terpanggil untuk membantu, karena almarhumah ini bagian dari saudara kita sesama perantau. Walaupun keluarga kandungnya belum diketahui, InsyaAllah kita akan urus dengan baik dan sesuai syariat,” ungkap Haji Andi Amir di lokasi kejadian.
Kehadiran KKS bersama warga RT 01/RW 01 menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya bagi perantau yang jauh dari keluarga. Proses penanganan jenazah pun dilakukan dengan penuh gotong royong, mulai dari persiapan pemulasaraan hingga rencana pemakaman.
Pihak RT menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada KKS dan seluruh warga yang telah sigap turun tangan. “Alhamdulillah, meskipun keluarganya belum bisa dihubungi, ada saudara-saudara dari KKSS yang langsung membantu. Ini bentuk kebersamaan yang patut kita jaga,” tutur Ketua RT.
Dengan peristiwa ini, warga berharap agar setiap pendatang atau perantau yang menempati kos maupun rumah sewa dapat didata dengan lebih lengkap, sehingga jika terjadi hal-hal darurat, pihak lingkungan maupun aparat setempat tidak kesulitan untuk menghubungi keluarga.
InvestigasiMabes.com(tim)
Editor : RedakturSumber : Team