InvestigasiMabes.com | Bitung, 21 November 2025 — Badan Pengawas dan Penyelidik Nasional Ombudsman Muda Indonesia bersama Indonesian Crisis Center (BPN OMI–ICC Sulut) melakukan investigasi di SMP Negeri 19 Bitung setelah menerima berbagai laporan masyarakat terkait kondisi internal sekolah. Tim investigasi diterima langsung oleh Kepala Sekolah Hetty Lengkong dan Bendahara Sekolah Vanda Tombokan.
Temuan Awal Investigasi
Dalam pemeriksaan lapangan, tim menemukan beberapa persoalan yang dinilai berpotensi memengaruhi kualitas pendidikan, di antaranya:
Komite sekolah belum berfungsi optimal.
Transparansi Dana BOS minim karena informasi anggaran tidak dipajang di area sekolah.
Keamanan sekolah belum maksimal, termasuk fasilitas satpam dan CCTV.
Kedisiplinan guru dinilai kurang, menyebabkan kekosongan jam pelajaran dan banyak siswa berada di luar kelas.
Fungsi Guru BK/BP tidak berjalan maksimal.
Kegiatan OSIS belum optimal.
Dugaan pungutan oleh oknum wakasek bernama Robert, terkait permintaan uang untuk perbaikan kursi serta dugaan denda Rp10.000 kepada siswa yang memakai topi non-sekolah. Dugaan ini akan ditelusuri lebih lanjut.
Respons Pihak Sekolah
Kepala sekolah Hetty Lengkong menyampaikan komitmen untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Beberapa langkah tindak lanjut yang akan dilakukan antara lain:
1. Penguatan komite sekolah melalui pemilihan ketua baru dari unsur orang tua, masyarakat, atau pemerhati pendidikan.
2. Pemajangan postur Dana BOS agar dapat diakses publik.
3. Pembenahan keamanan sekolah, termasuk perbaikan CCTV dan pos jaga.
4. Evaluasi disiplin guru dan pelaporan kepada dinas terkait.
5. Optimalisasi fungsi pembinaan siswa, sementara ditangani oleh wali kelas sambil menunggu evaluasi lanjutan.
6. Pemberdayaan kembali OSIS untuk meningkatkan kegiatan siswa.
7. Pemanggilan oknum wakasek untuk klarifikasi. Jika terbukti melakukan pungutan, sekolah menegaskan akan memberikan sanksi sesuai aturan.
Pengawasan Berkelanjutan
BPN OMI–ICC Sulut menegaskan akan terus memantau perkembangan serta memastikan seluruh rekomendasi perbaikan dijalankan. Langkah investigasi ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, kedisiplinan, dan kualitas layanan pendidikan di SMP Negeri 19 Bitung.
( Rivon R Saleh )
Editor : RedakturSumber : Team