GERAM Kepung Polres dan DPRD Lampung Timur, Ketua DPRD Dituding Rampas Tanah Warga

GERAM Kepung Polres dan DPRD Lampung Timur, Ketua DPRD Dituding Rampas Tanah Warga
GERAM Kepung Polres dan DPRD Lampung Timur, Ketua DPRD Dituding Rampas Tanah Warga

InvestigasiMabes.com | Lampung Timur – Gelombang protes keras mengguncang Lampung Timur. Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) menggelar aksi damai dengan mengepung Mapolres Lampung Timur dan Kantor DPRD Lampung Timur, Selasa (24/12/2025). Aksi ini menuntut penegakan hukum atas dugaan perampasan tanah yang menyeret nama Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah.

Aksi tersebut dipicu dugaan perampasan dan penguasaan tiga bidang tanah beserta bangunan di Dusun II Sukadana Ilir, yang diklaim milik Drs. Mukaram Sanjaya. GERAM menilai dugaan tersebut sebagai tindakan serius yang mencederai rasa keadilan masyarakat sekaligus mencoreng marwah lembaga legislatif.

Mukaram Sanjaya menegaskan, kepemilikan tanah tersebut telah sah secara hukum, dibuktikan dengan Akta Notaris Nomor 3910/SKDNILIR/2024, serta pemasangan papan informasi kepemilikan di lokasi objek sengketa.

Di hadapan aparat kepolisian dan massa aksi, Mukaram mendesak Polres Lampung Timur agar bertindak tegas dengan menaikkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan.

“Kami meminta Polres Lampung Timur tidak ragu menegakkan hukum. Berdasarkan keterangan penyidik, yang bersangkutan tidak memiliki hak maupun dasar hukum untuk menguasai tanah dan bangunan tersebut,” tegas Mukaram.

Tak berhenti di situ, massa GERAM juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera menetapkan tersangka dan melakukan penangkapan apabila unsur pidana telah terpenuhi. Menurut mereka, jika dugaan tersebut terbukti, maka perbuatan tersebut merupakan pelanggaran hukum berat oleh seorang pejabat publik.

GERAM bahkan mendesak DPP PKB Pusat dan Dewan Kehormatan DPR RI agar segera mengambil sikap tegas.

“Kami menilai Rida Rotul Aliyah tidak pantas mewakili rakyat Lampung Timur. Jika benar, ini adalah pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Kami mendesak agar yang bersangkutan dicopot sebagai anggota sekaligus Ketua DPRD Lampung Timur,” kecam Mukaram.

GERAM menegaskan aksi ini bukan yang terakhir. Jika tidak ada kejelasan dan kepastian hukum, gelombang aksi lanjutan dipastikan akan kembali digelar.

“Kami akan turun ke jalan lagi. Kami tidak akan berhenti sampai keadilan benar-benar ditegakkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah belum memberikan pernyataan resmi atas dugaan yang dialamatkan kepadanya, meskipun upaya konfirmasi telah dilakukan melalui WhatsApp. (Rusman Ali)

Editor : Redaktur
Sumber : Team