Polres Ternate Catat Lima Kasus Penemuan Bayi Sepanjang 2025, Kapolda Malut Beri Atensi Khusus

Polres Ternate Catat Lima Kasus Penemuan Bayi Sepanjang 2025, Kapolda Malut Beri Atensi Khusus
Polres Ternate Catat Lima Kasus Penemuan Bayi Sepanjang 2025, Kapolda Malut Beri Atensi Khusus

InvestigasiMabes.com l Ternate --Kepolisian Resor (Polres) Ternate mencatat sebanyak lima kasus penemuan bayi yang terjadi di wilayah Kota Ternate sepanjang tahun 2025. Dari total kasus tersebut, dua bayi ditemukan dalam kondisi hidup dan berhasil diselamatkan, sementara tiga bayi lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, mengungkapkan bahwa kelima kasus penemuan bayi tersebut terjadi di waktu dan lokasi yang berbeda sepanjang tahun 2025. Dua kasus terakhir tercatat terjadi pada bulan September dan Desember, yang sekaligus menutup catatan akhir tahun terkait kasus pembuangan bayi di wilayah hukum Polres Ternate.

“Sepanjang tahun 2025 terdapat lima kasus penemuan bayi di Kota Ternate. Dari jumlah tersebut, dua bayi ditemukan dalam kondisi hidup dan dapat diselamatkan, sementara tiga lainnya ditemukan sudah tidak bernyawa,” ujar AKBP Anita Ratna Yulianto saat memimpin konferensi pers akhir tahun, Rabu (31/12/2025).

Menurut Kapolres, kasus pembuangan bayi merupakan persoalan serius yang tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyangkut persoalan sosial, moral, dan kemanusiaan. Oleh karena itu, setiap laporan penemuan bayi langsung ditangani secara cepat oleh jajaran kepolisian dengan melibatkan fungsi reskrim, intelijen, serta koordinasi dengan instansi terkait.

AKBP Anita menjelaskan bahwa seluruh kasus tersebut telah mendapat perhatian khusus dari Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono. Atas atensi tersebut, Polres Ternate diperintahkan untuk melakukan penyelidikan secara intensif dan menyeluruh guna mengungkap para pelaku pembuangan bayi.

“Bapak Kapolda memberikan atensi khusus terhadap kasus-kasus ini. Karena itu, kami melakukan penyelidikan secara maraton agar seluruh kasus penemuan bayi di Kota Ternate dapat diungkap hingga tuntas,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam proses penyelidikan, polisi mengumpulkan berbagai barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri kemungkinan keterkaitan antara satu kasus dengan kasus lainnya. Selain itu, Polres Ternate juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, dinas sosial, dan instansi terkait lainnya untuk menangani bayi yang berhasil diselamatkan serta memastikan pemakaman yang layak bagi bayi yang ditemukan meninggal dunia.

Kapolres Ternate turut mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan hal-hal mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pembuangan bayi. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan atau pendampingan jika menghadapi persoalan kehamilan yang tidak diinginkan, agar tidak berujung pada tindakan melanggar hukum.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kasus serupa. Pembuangan bayi adalah tindakan pidana dan juga pelanggaran terhadap nilai kemanusiaan,” pungkas AKBP Anita.

InvestigasiMabes.com(tim)

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim