Investigasimabes.com l Gorontalo –Pendistribusian Bantuan Langsung Pangan (BLP) bagi lansia dan penyandang disabilitas berlangsung secara lancar pada pagi hari ini di Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan ini dilakukan di dua titik distribusi utama, yakni Desa Datahu yang mencakup 11 desa sekitarnya dan Desa Buhu yang meliputi 5 desa lainnya.
Berdasarkan data resmi yang disampaikan, total penerima manfaat berhak mendapatkan bantuan di Provinsi Gorontalo mencapai sekitar 3.000 KPM. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Gorontalo menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak di provinsi ini, yaitu sebanyak 1.330 KPM. Khusus untuk Kecamatan Tibawa, sebanyak 162 KPM yang tersebar di 16 desa mendapatkan bantuan pada hari ini.
Acara distribusi dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Wakil Gubernur Gorontalo Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibi, MH; Kepala Dinas Sosial dan Kependudukan Catatan Sipil Provinsi Gorontalo Hi. Reflin Buata, SE, M.Edv; serta Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Abdul Rahman Akase. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Idah Syahidah menegaskan pentingnya akurasi dalam penyaluran bantuan. "Bantuan pangan ini harus tepat sasaran, sampai ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkannya. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan tidak ada satu pun keluarga yang layak menerima bantuan namun terlewatkan, serta tidak ada pula yang tidak layak namun mendapatkannya," tegasnya.
Wakil Gubernur juga menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi masalah ketidakpastian pangan pada kelompok rentan, terutama lansia dan penyandang disabilitas yang seringkali memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Kependudukan Catatan Sipil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, memberikan informasi terkait rencana pelaksanaan program selanjutnya kepada awak media yang hadir. "Hari ini kami fokus pada Kecamatan Tibawa, namun tidak lama lagi kami akan menyerahkan bantuan yang sama dengan jumlah dan jenis yang tidak berbeda di Kecamatan Pulubala. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang menjadi target kami," ujarnya.
Reflin Buata juga menjelaskan bahwa setiap paket bantuan pangan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi dasar, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan namun juga mendukung kesehatan penerima manfaat. Proses pendataan penerima telah melalui verifikasi yang ketat oleh tim dari dinas sosial bersama dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk memastikan kelayakan.
Di lokasi distribusi di Desa Datahu, beberapa penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada pemerintah. Siti Aminah (72 tahun), salah satu lansia yang menerima bantuan, mengatakan, "Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami yang sudah tidak bekerja lagi. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut."
Sementara itu, perwakilan penyandang disabilitas dari Desa Buhu, Muhammad Arif, menambahkan bahwa bantuan pangan yang diterima akan sangat membantu mengurangi beban ekonomi keluarga. "Kami merasa diperhatikan oleh pemerintah, ini membuat kami lebih termotivasi untuk tetap semangat dalam menjalani hari-hari," ucapnya dengan senyum.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Anggota DPRD Abdul Rahman Akase menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawasi pelaksanaan program bantuan agar berjalan dengan baik dan transparan. "Kami sebagai perwakilan rakyat akan memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Kegiatan distribusi yang dimulai pada pukul 08.00 WITA berjalan dengan tertib hingga selesai pada pukul 11.30 WITA. Setiap penerima mendapatkan paket bantuan yang telah disiapkan dengan rapi, dan proses penyerahan dilakukan secara teratur dengan mematuhi protokol yang telah ditetapkan.
Rencana distribusi di Kecamatan Pulubala diharapkan dapat dilaksanakan dalam waktu dekat, dengan target yang sama untuk memberikan dukungan kepada lansia dan penyandang disabilitas di wilayah tersebut. Pemerintah provinsi dan kabupaten berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program sejenis guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gorontalo yang lebih baik. (Red).
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim