InvestigasiMabes.com | Pangkalan Kerinci -- Banyaknya kejadian pencurian di sekitar perumahan membuat sejumlah warga menjadi semakin resah. Beberapa kejadian semenjak bulan puasa sampai setelah lebaran mulai dari pencurian sepeda motor hingga pompa air.
Terbaru yakni kehilangan pompa air yang di alami oleh bapak Iwan Jambak, komplek Perumahan Pelita Indah Permai Blok P RT 02/RW 04 kelurahan Pangkalan Kerinci Timur pada hari Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 03.00 - 04.00 WIB dini hari.
Menurut keterangan beliau, ketahuannya setelah beliau bangun subuh sekitar pukul 05.00 WIB saat beliau menghidupkan mesin pompa air tersebut, namun tidak ada suara mesin yang hidup. Setelah diperiksa ke belakang rumah, rupanya mesin pompa airnya sudah tidak ada.
"Padahal saya selalu tidur jam 02.00 ke atas dan jam berapa lah maling-maling ini melancarkan aksinya". Kata pak Iwan Jambak. Beliau juga menambahkan sepertinya kami sudah diintai mereka.
Ada juga beberapa warga berasumsi, dengan sulitnya lapangan pekerjaan saat ini sehingga banyak diantara anak muda kita saat ini yang menganggur dan berharap kepada pemerintah daerah untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. Itu harapan masyarakat.
"Ini dibuktikan dengan banyaknya anak muda kita yang masih nongkrong hingga dini hari". Imbuh warga tersebut yang tidak mau disebutkan namanya. "Itu artinya mereka tidak bekerja di siang hari". Tambahnya.
Ketua RT 02/RW 04 juga selalu mengingatkan kepada seluruh warganya agar selalu hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap barang-barang yang ada di rumah masing-masing. "Untuk seluruh warga Komplek Perumahan Pelita Indah Permai agar selalu waspada dan meningkatkan safety di rumah masing-masing". Kata Bapak Gepi selaku RT 02/ RW 04.
"Karena untuk membuat kegiatan ronda sekarang ini tidak lah mungkin, itu disebabkan oleh banyaknya warga yang tidak setuju dengan kegiatan tersebut yakni sebanyak 65% warga Komplek Perumahan Pelita Indah Permai khususnya RT 02 tidak setuju dengan kegiatan tersebut". Imbuh beliau.
By. Ng
Editor : Investigasi MabesSumber : Kabiro Pelalawan