Polres Bengkalis melalui Polsek Bengkalis Intensifkan Perawatan Jagung Pipil untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional

Polres Bengkalis melalui Polsek Bengkalis Intensifkan Perawatan Jagung Pipil untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional
Polres Bengkalis melalui Polsek Bengkalis Intensifkan Perawatan Jagung Pipil untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional

InvestigasiMabes.com | Bengkalis - Sebagai bentuk dukungan terhadap program Swasembada Pangan Nasional dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polsek Bengkalis terus melakukan pemantauan serta perawatan tanaman jagung pipil yang dikelola bersama masyarakat di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (6/6/2026) di lahan seluas sekitar 0,5 hektare milik BUMDes Dara Sembilan tersebut dipantau langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Senggoro, Aipda Hamdani, bersama Kelompok Tani BUMDes Dara Sembilan.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan kondisi tanaman jagung pipil yang saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 80 hari atau 12 minggu. Hasil pemantauan menunjukkan tanaman tumbuh dengan baik, terlihat hijau, subur, dan berpotensi memberikan hasil panen yang optimal.

Selain melakukan pengecekan, petugas bersama kelompok tani juga melaksanakan berbagai upaya perawatan, seperti penjarangan tanaman, penyiangan gulma, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit guna mendukung pertumbuhan tanaman yang maksimal.

Kapolsek Bengkalis melalui kegiatan ini menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan.

Program penanaman jagung pipil yang dilaksanakan bersama BUMDes Dara Sembilan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, menambah pendapatan petani, serta memenuhi kebutuhan pangan dan pakan ternak. Jagung pipil juga dinilai memiliki nilai ekonomi yang tinggi dengan permintaan pasar yang terus meningkat.

Berdasarkan perkembangan tanaman saat ini, panen tahap III diperkirakan akan dilaksanakan pada akhir tahun 2026. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Editor : Redaktur
Sumber : Team