InvestigasiMabes.com l Tanimbar -- Kepemimpinan yang kuat tidak hanya diukur dari jabatan yang disandang, tetapi juga dari keteladanan, kebersamaan, dan kemampuan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Kenangan itulah yang hingga kini masih melekat di hati banyak warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar terhadap sosok mantan Dandim 1507/ Saumlaki Hendra Suryaningrat, S.Sos dan Kapolres AKBP Umar Wijaya S.IK.,MH yang pernah bertugas bersama dan dikenal selalu bergandengan tangan dalam menjaga stabilitas daerah.
Di mata masyarakat, keduanya bukan sekadar pemimpin institusi TNI dan Polri. Mereka adalah simbol sinergitas yang nyata. Di setiap persoalan yang muncul, baik konflik sosial, gangguan keamanan, maupun berbagai tantangan kemasyarakatan lainnya, keduanya selalu hadir bersama, menunjukkan bahwa kepentingan rakyat berada di atas segalanya.
Ungkapan yang sering terdengar di tengah masyarakat saat itu adalah, "Di mana ada Kapolres, di situ ada Dandim." Kalimat sederhana tersebut menggambarkan eratnya hubungan kerja sama yang terbangun antara kedua institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Duan Lolat.
Kekompakan itu tidak hanya terlihat dalam kegiatan formal dan tugas kedinasan, tetapi juga dalam berbagai agenda sosial kemasyarakatan. Kehadiran mereka yang selalu berdampingan memberikan rasa tenang dan keyakinan kepada masyarakat bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi, koordinasi, dan pendekatan yang humanis.
Banyak tokoh masyarakat menilai kolaborasi yang ditunjukkan kedua pemimpin tersebut menjadi contoh ideal hubungan TNI-Polri di daerah. Dengan mengedepankan persatuan dan kerja sama, berbagai potensi konflik dapat diredam sejak dini, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Kini, meski waktu terus berjalan dan tongkat estafet kepemimpinan telah berganti, kenangan tentang kekompakan kedua sosok tersebut masih membekas di hati masyarakat Tanimbar. Bagi sebagian warga, mereka telah meninggalkan jejak pengabdian yang tidak mudah dilupakan.
Masyarakat berharap semangat kebersamaan yang pernah ditunjukkan oleh Kapolres dan Dandim tersebut dapat terus diwariskan kepada para pemimpin berikutnya. Sebab, sinergitas TNI-Polri yang kuat bukan hanya menjadi modal menjaga keamanan daerah, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Di tengah berbagai dinamika yang terus berkembang, masyarakat Tanimbar masih menyimpan satu harapan sederhana: hadirnya kembali kolaborasi yang erat, harmonis, dan penuh kepedulian seperti yang pernah ditunjukkan oleh dua pemimpin yang hingga kini tetap dikenang dengan penuh rasa hormat dan kerinduan.
(RY)
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim