InvestigasiMabes.com l Boalemo – Komandan Kodim (Dandim) 1316/Boalemo, Letkol CZI Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di sejumlah media online mengenai dugaan pemotongan dana sebesar 7 persen dan penahanan anggaran pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Boalemo.
Saat diwawancarai awak media, Sabtu (13/6/2026), Letkol CZI Wiratama Suryono menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui maupun terlibat dalam proses penganggaran dan pelaksanaan pembangunan KDMP yang berlangsung sebelum dirinya bertugas di Kabupaten Boalemo.
Menurutnya, ketika program tersebut mulai berjalan, ia masih menjabat sebagai Komandan Batalyon Zeni Tempur 19/Yudha Karya Nyata (Danyonzipur 19/YKN) Kodam XIII/Merdeka dan belum menerima amanah sebagai Dandim 1316/Boalemo.
“Kami perlu meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Saya tidak mengetahui proses anggaran maupun pembangunan yang telah berlangsung sebelumnya, karena pada saat itu saya masih bertugas sebagai Danyonzipur 19/YKN Kodam XIII/Merdeka dan belum menjabat sebagai Dandim 1316/Boalemo,” ujar Letkol Wiratama.
Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul munculnya pemberitaan yang mengaitkan pembangunan KDMP dengan dugaan pemotongan dana sebesar 7 persen serta penahanan dana pembangunan yang menjadi perhatian publik.
Letkol Wiratama menjelaskan bahwa seluruh proses yang berkaitan dengan perencanaan, pengelolaan anggaran, hingga pelaksanaan pembangunan sebelum dirinya menjabat sebagai Dandim berada di luar pengetahuan dan tanggung jawabnya. Karena itu, ia menegaskan tidak dapat memberikan keterangan terkait mekanisme maupun keputusan yang diambil pada periode tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan terhadap informasi yang beredar tanpa didukung fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, apabila terdapat persoalan terkait pengelolaan anggaran maupun pelaksanaan pembangunan KDMP, maka hal tersebut perlu ditelusuri secara objektif melalui pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan keterlibatan langsung pada saat program tersebut dijalankan.
“Kami menghormati proses klarifikasi maupun penelusuran yang dilakukan oleh berbagai pihak. Namun perlu dipahami bahwa saya tidak berada di Boalemo ketika proses yang dipersoalkan itu berlangsung,” katanya.
Lebih lanjut, Dandim 1316/Boalemo menegaskan bahwa sejak menerima amanah memimpin Kodim 1316/Boalemo, fokus utama yang dijalankannya adalah melaksanakan tugas pokok TNI Angkatan Darat, menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat sehingga tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat menimbulkan persepsi keliru terkait keterlibatannya dalam pembangunan KDMP.
“Kami berharap masyarakat dapat menerima penjelasan ini secara proporsional, sehingga tidak berkembang informasi yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” pungkasnya.
InvestigasiMabes.com.tim
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim