Lima Tahun Dikeluhkan, ATM BNI di Universitas Khairun Masih Gunakan Mesin Lama

Lima Tahun Dikeluhkan, ATM BNI di Universitas Khairun Masih Gunakan Mesin Lama
Lima Tahun Dikeluhkan, ATM BNI di Universitas Khairun Masih Gunakan Mesin Lama

InvestigasiMabes.com l Ternate 1 juli 2026– Di tengah pesatnya perkembangan teknologi perbankan, mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI yang berada di lingkungan Universitas Khairun (Unkhair), Ternate, justru masih menjadi sumber keluhan bagi para penggunanya. Berbagai gangguan transaksi disebut telah terjadi berulang kali dan berlangsung kurang lebih selama lima tahun terakhir, namun hingga kini belum terlihat adanya penggantian mesin.

Hasil penelusuran menunjukkan, gangguan yang paling sering dikeluhkan adalah uang tidak keluar saat transaksi penarikan tunai meskipun rekening telah diproses, proses transaksi yang berhenti akibat loading terlalu lama, hingga kartu ATM yang tiba-tiba tertelan mesin. Situasi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas pengguna, tetapi juga menimbulkan rasa khawatir ketika melakukan transaksi.

Keluhan datang dari berbagai kalangan, mulai dari dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa Universitas Khairun, hingga masyarakat yang tinggal di sekitar Kelurahan Gambesi dan Kelurahan Sasa. Sebagian pengguna menilai mesin ATM yang tersedia merupakan mesin generasi lama sehingga sudah tidak lagi mampu mengimbangi kebutuhan transaksi yang terus meningkat.

"Kalau sudah masuk ke proses transaksi, kami sering waswas. Takut uang tidak keluar atau kartu malah tertelan. Kejadian seperti ini bukan sekali dua kali," ungkap salah seorang pengguna yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sebagai satu-satunya ATM yang berada di kawasan kampus, keberadaan fasilitas tersebut menjadi tumpuan ribuan pengguna setiap harinya. Selain sivitas akademika Universitas Khairun, ATM tersebut juga dimanfaatkan masyarakat sekitar karena lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau.

Banyak pengguna berharap adanya pembaruan fasilitas agar pelayanan perbankan menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman. Menurut mereka, penggunaan mesin yang lebih modern diyakini dapat meminimalkan gangguan teknis yang selama ini sering terjadi.

Menyikapi berbagai keluhan tersebut, Wakil Rektor II Universitas Khairun Bidang Keuangan, Sarana dan Prasarana, Dr. Hi. M. Irfan Zam Zam, S.E., Ak., berencana mengajukan surat permohonan kepada pihak Bank BNI agar mesin ATM di lingkungan Universitas Khairun segera diganti dengan mesin baru yang memiliki teknologi lebih mutakhir.

Langkah tersebut diharapkan menjadi perhatian serius, mengingat ATM di lingkungan kampus merupakan fasilitas yang setiap hari digunakan oleh dosen, pegawai, mahasiswa, maupun masyarakat umum. Penggantian mesin dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan rasa aman bagi seluruh nasabah saat bertransaksi.

Kini, harapan para pengguna sederhana: hadirnya mesin ATM yang lebih andal sehingga aktivitas perbankan di lingkungan Universitas Khairun tidak lagi dibayangi gangguan yang berulang.Versi ini memiliki gaya yang lebih kuat dan layak untuk media online, tetapi tetap memisahkan fakta, keluhan pengguna, dan rencana dari pihak kampus sehingga sesuai dengan prinsip jurnalistik.

InvestigasiMabes.com(Haeril)

Editor : Redaktur
Sumber : Team