Ketua Pemuda Desa Lermatang Minta TNI-Polri Tindak Tegas Provokator yang Mengatasnamakan Warga untuk Menghambat PSN Blok Masela.

Ketua Pemuda Desa Lermatang Minta TNI-Polri Tindak Tegas Provokator yang Mengatasnamakan Warga untuk Menghambat PSN Blok Masela.
Ketua Pemuda Desa Lermatang Minta TNI-Polri Tindak Tegas Provokator yang Mengatasnamakan Warga untuk Menghambat PSN Blok Masela.

InvestigasiMabes.comlTanimbar - Ketua Pemuda Desa Lermatang, Welem Manuri Batlayery, meminta aparat TNI dan Polri untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan provokasi dengan mengatasnamakan seluruh masyarakat Desa Lermatang dalam berbagai aksi demonstrasi maupun gerakan yang bertujuan menghambat pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Welem pada saat diwawancarai tim media ini di Desa Lermatang Jumat, 3 Juli 2026 Pukul 11.00wit

Menurut Welem, tindakan segelintir kelompok yang mengklaim membawa aspirasi seluruh masyarakat Desa Lermatang tidak mencerminkan sikap dan kehendak mayoritas warga yang selama ini mendukung penuh kehadiran proyek tersebut sebagai peluang besar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Tambah Welem, "Kami menegaskan bahwa jangan ada pihak mana pun yang membawa-bawa nama seluruh masyarakat Desa Lermatang untuk kepentingan kelompok tertentu. Jika ada aksi atau gerakan yang bertujuan menghambat pembangunan PSN Blok Masela, itu bukan representasi dari seluruh warga," tegas Welem.

Ia menilai, pembangunan Blok Masela merupakan agenda strategis nasional yang memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, peningkatan infrastruktur, serta masa depan generasi muda di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Karena itu, Welem mewakili seluruh masyarakat desa lermatang, meminta Aparat Keamanan untuk mengawasi dan menindak secara hukum setiap bentuk provokasi yang berpotensi menimbulkan konflik sosial maupun mengganggu stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

"Kami memohon kepada TNI dan Polri agar tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap oknum-oknum yang sengaja memprovokasi masyarakat dan mengatasnamakan warga Desa Lermatang demi kepentingan tertentu. Jangan sampai pembangunan yang membawa harapan bagi masyarakat luas justru terhambat oleh kepentingan segelintir orang," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemuda Desa Lermatang tetap berkomitmen menjaga persatuan dan mendukung penuh seluruh tahapan pembangunan PSN Blok Masela agar berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Welem juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif serta mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyampaikan aspirasi.

"Kami ingin pembangunan ini berjalan dengan damai dan memberikan manfaat bagi anak cucu kami di masa mendatang. Oleh sebab itu, mari bersama-sama menjaga keamanan, persatuan, dan tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat," pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional Blok Masela tetap kuat di kalangan pemuda dan masyarakat Desa Lermatang, serta menolak segala bentuk tindakan yang mengatasnamakan warga demi kepentingan politik maupun kelompok tertentu yang dapat menghambat proses pembangunan nasional.

(Redaksi)

Editor : Investigasi Mabes
Sumber : Tim