Kabupaten Gorontalo Harus Puas Tanpa Emas, Namun Tetap Catat Prestasi Menggembirakan

Kabupaten Gorontalo Harus Puas Tanpa Emas, Namun Tetap Catat Prestasi Menggembirakan
Kabupaten Gorontalo Harus Puas Tanpa Emas, Namun Tetap Catat Prestasi Menggembirakan

InvestigasiMabes.com | Gorontalo – Kontingen Kabupaten Gorontalo pada ajang Kejuaraan Catur Provinsi (Kejurprov) Gorontalo 2026 harus menelan kekecewaan ringan setelah gagal meraih satu pun medali emas, padahal sebelumnya tim asuhan Yusuf Walangadi ini menargetkan perolehan tiga medali emas. Ajang bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 21 hingga 23 Agustus 2026.

Di papan catur kategori Yunior, sosok berbakat berusia 13 tahun, Mohamad Dafa Akili, harus puas membawa pulang medali perak. Ia kalah dari rival beratnya yang berusia 14 tahun, Aditya, yang tampil mewakili Kota Gorontalo. Sementara itu di kategori Senior, Master Nasional Alif Bilondatu harus mengakui keunggulan dan kepiawaian Master Nasional Adhim Ayub yang juga turun bertanding membela Kota Gorontalo.

Pemain yang sebelumnya diprediksi akan menyumbang emas untuk daerahnya, Karim Nasa, juga terpaksa mengakui keunggulan lawanya, Dokter Didin Dangkua dari Kota Gorontalo. Sementara itu, dua atlet lainnya, Abdul Wahab Nasa dan Orban Ibrahim, harus puas meraih medali perunggu. Secara keseluruhan, Kontingen Kabupaten Gorontalo menutup ajang Kejurprov dengan membawa pulang 3 medali perak dan 2 medali perunggu.

Menyikapi hasil tersebut, Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengkab PERCASI) Kabupaten Gorontalo, Yunus Dunggio, SE., M.Si., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas prestasi yang telah diraih para atletnya.

"Atlet dan tim ofisial Kabupaten Gorontalo sudah berusaha sekuat tenaga, dan Alhamdulillah semuanya telah menunjukkan penampilan terbaik untuk daerah tercinta ini," ungkap Yunus Dunggio.

Ia juga menambahkan apresiasinya kepada seluruh atlet yang telah berjuang di papan catur. Khusus disampaikan untuk atlet yunior, Mohamad Dafa Akili yang masih duduk di bangku kelas 9 SMP Negeri 1 Pulubala, berhasil mengamankan tiket untuk tampil di ajang Kejuaraan Nasional yang akan digelar di Provinsi Banten pada bulan Oktober mendatang.

Menyadari bahwa Pengkab PERCASI Kabupaten Gorontalo masih tergolong baru saja dipimpinya, Yunus Dunggio menegaskan hal ini justru menjadi bukti nyata komitmen pihaknya dalam memajukan olahraga catur di daerah ini.

"Kita tidak boleh patah semangat. Mari kita evaluasi segala kekurangan yang ada serta pelajari kelebihan dari lawan, demi kemajuan PERCASI Kabupaten Gorontalo di masa yang akan datang," pungkas Yunus Dunggio.

Editor : Redaktur
Sumber : Team