InvestigasiMabes.com | Konawe Selatan – Wujud kepedulian terhadap masyarakat lingkar tambang kembali ditunjukkan oleh perusahaan pertambangan PT. Macika Mada Madana. Perusahaan tersebut memberikan bantuan nyata dengan memperbaiki saluran irigasi persawahan warga di Desa Kiaea, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan hingga selesai dan dapat digunakan kembali oleh petani.
Perbaikan saluran irigasi yang selama ini menjadi urat nadi pertanian warga Desa Kiaea tersebut, disambut antusias oleh masyarakat. Sebelumnya, saluran irigasi tersebut mengalami kerusakan akibat pendangkalan, jebol, dan tertutup material sehingga aliran air ke ratusan hektar sawah warga menjadi tidak lancar dan mengancam gagal panen.
Respon Masyarakat: Sangat Membantu Petani
Salah seorang petani Desa Kiaea mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT. Macika Mada Madana.
"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada PT. Macika Mada Madana. Sudah bertahun-tahun saluran irigasi kami rusak, air tidak sampai ke sawah. Sekarang setelah diperbaiki perusahaan sampai selesai, air kembali lancar. Kami petani bisa kembali menanam dengan tenang. Ini bantuan yang sangat kami butuhkan," ungkap salah satu petani dengan penuh haru.
Masyarakat lainnya juga menilai bahwa kehadiran perusahaan di wilayah mereka tidak hanya mengambil sumber daya alam, tetapi juga memberikan manfaat langsung yang dirasakan oleh masyarakat kecil, khususnya petani.
"Kami berharap perusahaan seperti ini terus ada dan peduli. Jangan hanya janji, tapi bukti nyata seperti yang dilakukan PT. Macika Mada Madana ini," tambah warga lainnya.
Tanggapan Pemerintah Desa Kiaea
Pemerintah Desa Kiaea melalui Kepala Desa memberikan apresiasi tinggi kepada PT. Macika Mada Madana atas inisiatif dan kepeduliannya terhadap sektor pertanian warganya.
"Kami Pemerintah Desa Kiaea sangat mengapresiasi langkah PT. Macika Mada Madana. Ini adalah bentuk sinergi yang baik antara perusahaan dengan pemerintah desa dan masyarakat. Perbaikan irigasi ini adalah prioritas utama kami, namun keterbatasan anggaran desa membuat kami belum bisa merealisasikannya. Alhamdulillah perusahaan hadir membantu hingga tuntas. Ini sejalan dengan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)," ujar Kepala Desa Kiaea.
Ia juga berharap agar kerjasama yang baik ini dapat terus terjalin dan perusahaan dapat terus berkontribusi dalam pembangunan desa, baik infrastruktur maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Tanggapan Humas PT. Macika Mada Madana
Menanggapi kegiatan tersebut, Humas PT. Macika Mada Madana, Muhtar efendi, mengatakan bahwa kegiatan perbaikan irigasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Pertambangan.
"Benar, kegiatan perbaikan saluran irigasi di Desa Kiaea ini adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kami. Kami melihat bahwa irigasi adalah kebutuhan vital bagi petani. Jika petani sejahtera, maka masyarakat sekitar juga akan sejahtera. Kami tidak ingin kehadiran perusahaan hanya dilihat sebagai eksploitasi, tapi juga sebagai mitra pembangunan masyarakat," jelas Muhtar efendi.
Muhtar efendi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan prioritas lainnya.
"Ini bukan bantuan pertama dan terakhir. Kami berkomitmen untuk terus hadir dan membantu. Ke depan, kami juga akan fokus pada program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Kami berharap perbaikan irigasi ini bisa meningkatkan produktivitas hasil pertanian warga Desa Kiaea," tutupnya.
Dengan selesainya perbaikan saluran irigasi tersebut, kini aliran air kembali normal dan petani di Desa Kiaea sudah mulai melakukan aktivitas . Langkah yang dilakukan PT. Macika Mada Madana ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di wilayah Konawe Selatan untuk lebih peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat lingkar tambang.
Editor : RedakturSumber : Team