Video Komplain Alfamart Tana Batue Beredar di Medsos, Kedua Pihak Bertemu dan Selesaikan Kesalahpahaman

Video Komplain Alfamart Tana Batue Beredar di Medsos, Kedua Pihak Bertemu dan Selesaikan Kesalahpahaman
Video Komplain Alfamart Tana Batue Beredar di Medsos, Kedua Pihak Bertemu dan Selesaikan Kesalahpahaman

InvestigasiMabes.com | Tana Batue — Persoalan terkait beredarnya video komplain konsumen di media sosial yang menyangkut Alfamart Tana Batue akhirnya ditindaklanjuti melalui pertemuan antara pihak Alfamart dan konsumen.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu, 16 September 2026 sekitar pukul 00.30 WITA, di salah satu rumah di wilayah Tana Batue. Pihak Alfamart diwakili Faisal selaku karyawan, sementara dari pihak konsumen hadir Musliadi, yang sebelumnya merekam dan mengunggah video komplain melalui akun pribadi Facebook.

Pertemuan dilakukan untuk mengklarifikasi persoalan sekaligus meluruskan informasi yang telah beredar di media sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Musliadi menyampaikan bahwa tindakan merekam dan mengunggah video komplain tanpa penjelasan secara utuh merupakan suatu kekeliruan. Video tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan beragam komentar serta kesalahpahaman dari masyarakat.

Musliadi juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Alfamart atas dampak yang ditimbulkan dari beredarnya video tersebut.

Sementara itu, pihak Alfamart memberikan penjelasan mengenai persoalan transaksi yang menjadi awal munculnya komplain. Menurut penjelasan pihak Alfamart, kelebihan pembayaran terjadi secara tidak disengaja karena transaksi tersebut tercampur dengan transaksi konsumen sebelumnya.

Pihak Alfamart menegaskan bahwa apabila terjadi kelebihan maupun kekurangan dalam transaksi pembayaran, persoalan tersebut akan diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam penyelesaian tersebut, pihak Alfamart telah mengembalikan dana sebesar Rp30.000 kepada konsumen sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi dalam proses transaksi.

Pertemuan kemudian menghasilkan kesepahaman dari kedua belah pihak. Musliadi menyatakan kesediaannya untuk membuat video klarifikasi guna memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait persoalan yang sebenarnya terjadi.

Klarifikasi tersebut diharapkan dapat meluruskan informasi yang sebelumnya beredar dan mencegah munculnya kesalahpahaman baru di tengah masyarakat.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini