InvestigasiMabes.com | Jepara - Ribuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Tengah memadati Stadion Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026).
Di tengah lautan seragam PDL abu-abu itu, 100 anggota Satlinmas Kabupaten Jepara turut hadir. Mereka berangkat sejak dini hari setelah sebelumnya berkumpul di halaman Pendopo Kabupaten Jepara.
Apel Akbar Satlinmas se-Jawa Tengah ini menjadi momentum konsolidasi besar. Dalam agenda tersebut juga dilaksanakan Pengukuhan Asosiasi Satlinmas (ASLINMAS) Provinsi Jawa Tengah dan pengukuhan empat DPC ABPEDNAS Provinsi Jawa Tengah.
Bagi Satlinmas Jepara, apel akbar ini bukan hanya soal upacara. Ini adalah ruang memperkuat komunikasi antar Satlinmas se-Jateng sekaligus mengingatkan pemerintah akan kesejahteraan mereka.
Harapan itu menguat setelah hasil audiensi Paguyuban Satlinmas Jepara dengan Bupati Jepara Witiarso Utomo beberapa waktu lalu. Di ruang kerjanya, Bupati menyampaikan komitmen akan mengupayakan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan pemberian insentif bagi Satlinmas Jepara mulai dianggarkan di APBD 2027.
Kabar ini menjadi angin segar, mengingat tugas Satlinmas di desa tidak ringan. Mereka tidak hanya membantu kegiatan pemerintahan desa, tetapi juga pengamanan kegiatan masyarakat, penanganan kondisi darurat, hingga menjaga ketertiban lingkungan.
Menunggu Realisasi di APBD 2027
Meski sudah ada komitmen, rencana tersebut masih harus melalui tahapan perencanaan dan penganggaran. Pemkab Jepara sendiri telah menetapkan tim penyusunan rancangan Analisis Standar Belanja (ASB) Tahun Anggaran 2027.
Ketua Paguyuban Satlinmas Jepara, Joko Rintono, berharap komitmen Bupati tidak berhenti sebagai wacana.
"Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan itu sangat penting bagi kami yang bertugas di lapangan dengan risiko. Begitu juga insentif sebagai bentuk perhatian pemerintah atas pengabdian kami di desa. Kami akan kawal terus sampai masuk APBD 2027," ujar Joko Rintono.
Dari Stadion Wujil, 100 personel Satlinmas Jepara pulang membawa satu harapan yang sama: agar pengabdian mereka selama ini benar-benar mendapat perlindungan dan penghargaan yang layak pada tahun 2027 mendatang.
Editor : RedakturSumber : Team