InvestigasiMabes.com | Lampung Selatan - Menindaklanjuti berita sebelumnya,Etika calon kepala Desa (kades) terhadap tamu yang berkunjung sangat krusial karena mencerminkan kualitas kepemimpinan, kerendahan hati dan kesiapan mental untuk melayani masyarakat
Sebagai calon kades seharusnya menyambut siapa saja yang datang,baik pendukung, warga netral, bahkan orang yang dikenal mendukung calon lain,dengan sikap hangat yang sama, Dengan tidak membeda-bedakan sambutan berdasarkan status sosial, ekonomi, atau tingkat pengaruh tamu tersebut di Desa.Minggu 18 Oktober 2026.
Namun ceritakan di berita sebelumnya terkait awak media yang berkunjung di kediamannya Dimas, Dimana dirinya adalah sebagai salah satu calon PAW kepala Desa bangunan kecamatan palas kabupaten Lampung Selatan yang tidak menunjukkan perilaku secara pantas terhadap tamu, terlebih lagi kepada seorang wartawan yang kinerjanya di lindungi oleh undang-undang untuk mendapatkan informasi.
Dengan demikian meninggalkan tamu awak media atau siapapun cukup lama di kediamannya tanpa ada kejelasan,Padahal dengan kepergiannya tersebut dirinya meninggalkan istri dimana sedang ada tamu yang berkunjung di nilai tak paham adab dan etika.
Kemudian,Dikarenakan Dimas tak kunjung kembali dan tak merasa nyaman dan Guna menghindari asumsi Negatif di lingkungan setempat,tim awak media minta izin pamit pulang.
Sementara itu dengan adanya kejadian ini menimbulkan kontroversi dan tanggapan di lingkungan masyarakat setempat,bahkan beberapa tokoh di Desa setempat sempat menyesalkan hal itu,
"Ya seharusnya calon kepala Desa tidak seperti itu melayani tamu,salah itu ,coba nanti Saya temui dia".tegasnya.(Syarif).
Editor : RedakturSumber : Team