Diam-Diam Dikerjakan, Tak Ada Plank, Oknum Berseragam Diduga Berwenang Lebih Dari Warga

Diam-Diam Dikerjakan, Tak Ada Plank, Oknum Berseragam Diduga Berwenang Lebih Dari Warga
Diam-Diam Dikerjakan, Tak Ada Plank, Oknum Berseragam Diduga Berwenang Lebih Dari Warga

InvestigasiMabes.com | Padang Pariaman - Polemik pembangunan saluran irigasi di Korong Sikayan, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, bukan lagi sekadar soal saluran air. Persoalannya kini melebar dan makin membingungkan publik — ada oknum yang diduga berwenang di luar batas, pernyataan yang terkesan membelokkan fakta, hingga dugaan pelanggaran aturan hukum yang dilakukan secara sengaja.

Dua Sejoli & Kata-Kata yang Menyakiti Hati Petani

Seperti yang telah diberitakan media ini sebelumnya, kelompok tani Tabek Cubadak memprotes proyek yang tiba-tiba ada tanpa sosialisasi. Alih-alih dimusyawarahkan, mereka justru dimarahi dan dilecehkan. Pelakunya? Dua orang yang diduga punya pengaruh besar di sana — mantan Wali Korong Kampung Pondok berinisial RD/Dt. MnJ, dan seorang berinisial "Hen" yang dikabarkan adalah anggota aktif Satuan Brimob.

Kata-kata kasar yang dilontarkan "Hen" terasa sangat menyakitkan bagi para petani: "Saya tidak perlu beritahu kelompok tani, karena saya sudah beritahu Wali Nagari." Padahal tanah yang akan dialiri air itu adalah ladang tumpah darah para petani itu sendiri. Sejak kapan hajat hidup orang banyak ditutup-tutupi atas nama satu dua orang?

Pemberitaan Pemerintah Terkesan "Menjawab" Berita Media — Tapi Plank Proyek Mana?

Saat pemberitaan ini viral, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Kominfo pun tak tinggal diam. Melalui laman resminya, mereka terkesan membenarkan langkah pihak nagari dan pelaksana proyek. Namun satu pertanyaan sederhana justru terabaikan: di mana papan informasi proyeknya?

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini